Skip to main content

Malang Trend

Partilibur Caravan 2026 Sukses Goyang BNS, Konser Musik Dibikin Nyatu dengan Wahana Permainan

Partilibur Caravan 2026 Sukses Goyang BNS, Konser Musik Dibikin Nyatu dengan Wahana Permainan

MALANGTREND.ID – Festival musik Partilibur Caravan 2026 sukses digelar selama dua hari pada Sabtu-Minggu (1-2/8/2026) di kawasan Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu.

Bukan festival musik biasa, Partilibur Caravan hadir dengan konsep yang cukup unik. Panggung musik dipadukan langsung dengan berbagai wahana permainan dalam atmosfer caravan, sirkus, dan theme park.

Konsep tersebut membuat Partilibur Caravan 2026 mengklaim diri sebagai festival pertama di Indonesia yang memadukan konser musik dengan arena wahana permainan dalam satu pengalaman.

Festival Director Partilibur, Gahtan Thoriq, mengatakan kolaborasi dengan Jatim Park Group sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung.

“Kalau biasanya orang menonton konser di lapangan, di sini pengunjung bisa menikmati pertunjukan di berbagai ruang yang unik dan mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan bisa dijadikan lokasi konser,” ujarnya.

Tak Lupakan Akar di Lumajang

Meski sukses membawa Partilibur ke Kota Batu, Gahtan memastikan festival tersebut tidak akan melupakan Lumajang, daerah tempat Partilibur pertama kali lahir.

Menurutnya, hubungan dengan Lumajang akan tetap dijaga melalui berbagai aktivasi dan event berskala lebih kecil. Di saat yang sama, pihaknya juga mulai membuka peluang untuk membawa Partilibur ke berbagai kota lain di Jawa Timur.

Bahkan, untuk penyelenggaraan berikutnya, penyelenggara membuka sayembara kepada publik untuk ikut menentukan lokasi Partilibur 2027.

Masyarakat hingga calon sponsor nantinya bisa terlibat dalam menentukan kota maupun venue yang akan menjadi tempat penyelenggaraan berikutnya. Konsep ini sekaligus menjadi cara Partilibur membangun festival yang lebih dekat dengan komunitas dan publik.

Bukan Cuma Soal Line-Up

Partilibur punya pendekatan berbeda dibanding festival musik yang berlomba memperbesar skala produksi. Bagi penyelenggara, pengalaman pengunjung justru menjadi poin utama.

Konsep ruang yang unik menjadi salah satu daya tarik yang ingin terus dikembangkan. Jadi, orang datang bukan hanya karena siapa saja musisi yang tampil, tetapi juga karena penasaran dengan venue dan konsep yang ditawarkan setiap tahun.

Pada edisi 2026, Partilibur Caravan menghadirkan 105 penampil yang sebelumnya melewati proses kurasi. Sekitar 40 persen di antaranya merupakan musisi lokal Jawa Timur.

Kehadiran mereka tidak hanya memperkaya line-up, tetapi juga membuka ruang bagi musisi yang sudah cukup lama tidak tampil di berbagai panggung di Jawa Timur.

Partilibur juga membawa semangat sebagai gerakan kolektif. Banyak pelaku industri kreatif dan tim produksi lokal Jawa Timur dilibatkan dalam penyelenggaraan festival.

Harapannya, Partilibur bisa menjadi ruang kolaborasi antara ekosistem musik lokal dengan pelaku industri dari Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Dari sini, jaringan musik lokal diharapkan semakin kuat dan punya akses lebih luas untuk berkembang.

Produksi Jadi Tantangan Terbesar

Di balik konsep yang terlihat fun dan playful, proses produksinya ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.

Gahtan mengakui tantangan terbesar berada pada proses menerjemahkan ide kreatif menjadi eksekusi teknis di lapangan. Mulai dari konsep visual, kualitas sound system, hingga flow acara harus dikawal secara detail.

Semua elemen tersebut dipersiapkan agar konsep festival tetap terasa kuat sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.

Gahtan juga melihat Kota Batu punya potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi festival baru. Status Batu sebagai kota wisata dinilai menjadi modal penting untuk mendatangkan festival dengan konsep yang lebih beragam.

Ia berharap keberadaan Partilibur bisa menjadi trigger bagi promotor lain untuk ikut menghadirkan festival kreatif, musik, hingga kuliner di Kota Batu.

Pemkot Batu Beri Apresiasi

Penyelenggaraan Partilibur Caravan 2026 juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Batu. Dukungan tersebut terlihat mulai dari proses perizinan hingga keterlibatan jajaran pemerintah selama event berlangsung.

Wali Kota Batu, Nurochman, mengapresiasi konsep Partilibur yang menggabungkan konser musik dengan wahana malam BNS.

Menurutnya, perpaduan tersebut mampu menciptakan identitas visual yang kuat sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang datang ke Kota Batu. (nda/bua)