Head of Youth Development Arema FC, Doni Suherman, resmi mendapat promosi sebagai asisten pelatih tim senior.
MALANGTREND.ID – Ada wajah baru di jajaran tim senior Arema FC. Head of Youth Development Arema FC, Doni Suherman, resmi mendapat promosi sebagai asisten pelatih tim senior jelang menghadapi Super League 2026/2027.
Promosi ini bukan tanpa alasan. Pengalaman Doni selama belasan tahun di dunia pembinaan pemain muda menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen Singo Edan.
Selama berada di Akademi Arema, Doni terlibat langsung dalam proses scouting, pengembangan talenta, hingga memahami karakter dan progres pemain-pemain muda dari waktu ke waktu. Pengalaman tersebut kini diharapkan bisa dibawa ke level tim utama.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan pemahaman Doni terhadap sistem pembinaan menjadi value penting bagi tim senior.
“Kami melihat Coach Doni sudah cukup lama bersama Akademi Arema. Dia memahami proses pembinaan, tahu karakter pemain-pemain muda kita dan juga tahu bagaimana perkembangan mereka dari waktu ke waktu. Ini yang kami harapkan bisa dibawa ke tim senior,” ungkap Yusrinal.
Menurut Yusrinal, bergabungnya Doni ke tim senior juga menjadi langkah Arema FC untuk memperkuat link antara akademi dan tim utama.
Klub ingin jalur promosi pemain muda menjadi lebih jelas. Ketika ada talenta akademi yang dinilai sudah siap naik level, tim senior diharapkan bisa mendapatkan informasi secara langsung tanpa harus memulai proses dari nol.
“Jadi kami ingin ada koneksi yang lebih kuat antara akademi dengan tim senior. Ketika ada pemain muda yang berkembang dan dianggap sudah memiliki potensi untuk naik, tim senior bisa mendapatkan informasi secara langsung,” jelasnya.
Bagi Yusrinal, sosok yang sudah lama mengikuti perkembangan pemain sejak level akademi juga bisa memberikan insight berbeda kepada tim pelatih.
Penilaian terhadap pemain tidak hanya berdasarkan performa ketika pertandingan. Perkembangan selama latihan, attitude, konsistensi, hingga proses pembinaan sehari-hari juga menjadi informasi penting yang bisa membantu tim pelatih menentukan pemain yang layak mendapat kesempatan di level profesional.
“Kami membutuhkan orang yang bisa memberikan input kepada tim pelatih mengenai pemain lokal, terutama pemain muda. Karena orang yang berada di akademi setiap hari tentu memiliki sudut pandang yang berbeda,” katanya.
Doni sendiri bukan nama baru di keluarga besar Arema FC. Setelah mengakhiri karier sebagai pemain, ia memilih tetap mengabdi di klub dengan terjun ke dunia pembinaan.
Selama belasan tahun, Doni aktif menangani pengembangan pemain muda di Akademi Arema hingga akhirnya dipercaya mengemban posisi Head of Youth Development Arema FC.
Kini, pengalaman panjang tersebut menjadi bekal baru bagi Doni untuk naik level dan membantu tim senior Arema FC. Kehadirannya diharapkan bisa membuat talenta muda Arema punya pathway yang lebih jelas menuju skuad utama. (rex/bua)





