Skip to main content

Malang Trend

24 Gunungan Snack Meriahkan Kirab Maulid Nabi di SD Anak Saleh Malang, Belajar Berbagi dengan Cara Seru

24 Gunungan Snack Meriahkan Kirab Maulid Nabi di SD Anak Saleh Malang, Belajar Berbagi dengan Cara Seru
GUNUNGAN: Siswa-siswi SD Anak Saleh gembira menyambut Kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW dengan kreasi gunungan yang terbuat dari snack.

MALANGTREND.ID – Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Anak Saleh Malang tahun ini tampil beda. Sebanyak 24 gunungan snack hasil kreasi para siswa diarak keliling lingkungan sekolah dalam kirab yang berlangsung meriah, Senin (24/8).

Nggak cuma seru, kegiatan ini juga menjadi cara asyik bagi para siswa untuk belajar tentang kebersamaan, kreativitas, hingga pentingnya berbagi kepada sesama.

Tahun ini menjadi kali pertama SD Anak Saleh menghadirkan konsep kirab gunungan snack. Jika sebelumnya pembagian snack dilakukan di dalam aula sekolah, kini setiap kelas diminta membuat satu gunungan untuk kemudian diarak bersama.

Waka Humas dan Kesiswaan SD Anak Saleh Malang, Herlina Tri Pambudiati, mengatakan total ada 24 gunungan yang dibuat oleh 24 kelas. Masing-masing memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda sesuai kreativitas siswa.

“Setiap kelas kita minta untuk membuat satu gunungan snack. Total ada 24 gunungan yang diarak oleh 24 kelas. Ukurannya bervariasi dan semuanya sangat kreatif,” ujar Herlina yang akrab disapa Ustadzah Ellin.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar menghias snack. Pembuatan gunungan menjadi bagian dari project-based learning, di mana siswa diajak belajar bekerja sama, berkolaborasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Setiap siswa membawa sekitar lima hingga enam bungkus snack yang kemudian disusun menjadi gunungan bersama teman sekelasnya. Sebelum kirab dimulai, para siswa juga mendapatkan pembekalan keagamaan dari tim ahli sekolah. Setelah itu, mereka berjalan mengelilingi lingkungan sekitar sekolah sambil melantunkan selawat.

Yang menarik, seluruh gunungan tidak diperlombakan. Usai kirab selesai, snack dibagikan dan dinikmati bersama di kelas masing-masing sebagai bentuk rasa syukur.

“Karena ini momentum memperingati hari kelahiran Rasulullah, kita putuskan tidak ada lomba. Yang terpenting adalah memberikan yang terbaik dan mengekspresikan rasa syukur,” katanya.

Meski begitu, sekolah tetap mengadakan berbagai perlombaan lain seperti khot, tahfidz, dan pildacil untuk mengembangkan potensi para siswa.

Semarak Maulid Nabi di SD Anak Saleh juga sudah terasa sejak dua pekan sebelumnya. Setiap pagi siswa dibiasakan berselawat, sementara saat jam makan siang mereka diajak menyaksikan video edukasi tentang keteladanan dan perjuangan Rasulullah SAW.

“Kami berharap siswa tidak hanya menikmati kemeriahan Maulid Nabi, tetapi juga mampu meneladani sifat mulia Rasulullah, terutama kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” tuturnya.(hud/bua)