Skip to main content

Malang Trend

Kill the Game Gagal! Julian Guevara Ungkap Penyebab Arema FC Kehilangan Kemenangan di Markas PSM

MALANGTREND.ID – Hasil imbang 3-3 kontra PSM Makassar masih menyisakan rasa nyesek bagi skuad Arema FC. Salah satu yang paling kecewa adalah gelandang jangkar Julian Guevara, yang mengaku Singo Edan seharusnya bisa membawa pulang tiga poin sebelum akhirnya kebobolan di detik-detik terakhir.

Dalam laga pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion B.J. Habibie, Parepare, Minggu (13/9), Arema sempat unggul 3-1, bahkan masih memimpin 3-2 hingga memasuki injury time. Namun, gol Luka Cumic pada menit 90+5 memaksa pertandingan berakhir imbang 3-3.

Masuk sebagai pemain pengganti dengan tugas membantu mengamankan keunggulan, Julian mengaku hasil tersebut terasa sangat mengecewakan karena Arema kehilangan dua poin yang sudah ada di depan mata.

Marcos Santos Pilih Main Low Block

Julian mengungkapkan perubahan gaya bermain Arema pada babak kedua bukan terjadi tanpa alasan. Saat PSM terus meningkatkan tekanan, pelatih Marcos Santos meminta tim bermain lebih rapat dengan skema low block sambil mengandalkan serangan balik cepat.

“Memang ada instruksi taktis dari pelatih Marcos Santos. Mengingat PSM Makassar terus menaikkan intensitas serangan dan menambah daya gedor dengan beberapa pergantian pemain,” jelasnya usai pertandingan.

Karena itu, Julian bersama beberapa pemain lain dimasukkan untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus menjaga keseimbangan permainan.

“PSM Makassar terus mencoba menyerang. Pelatih merespons dengan pergantian untuk memperkuat pertahanan. Dia ingin tim bermain sedikit low block dan kemudian melakukan transisi,” bebernya.

Banyak Peluang, Tapi Gagal “Kill the Game”

Menurut Julian, strategi tersebut sebenarnya berjalan sesuai rencana. Arema beberapa kali berhasil menciptakan peluang lewat skema serangan balik yang seharusnya bisa mengunci kemenangan.

Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang-peluang emas itu terbuang.

“Kami punya banyak kesempatan untuk mencetak gol dan mungkin untuk kill the game, tapi sayangnya kami tidak bisa mengakhiri dengan baik. Sangat disayangkan di detik-detik akhir, kami justru kebobolan dan gagal mengamankan hasil kemenangan,” lanjut Julian.

Meski kecewa, pemain asal Kolombia itu memastikan seluruh pemain akan menjadikan hasil ini sebagai pelajaran penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Pastinya kami semua kecewa atas hasil ini dan belum puas, karena kami memberikan yang terbaik untuk bisa membawa pulang tiga poin dari sini. Kami tahu ini pertandingan sulit, dan ini menjadi pelajaran berharga untuk pertandingan selanjutnya,” tegasnya. (rex/bua)