Kondisi jalan antardesa Petungsewu dengan Desa Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang rusak berlubang, Senin (12/10).
MALANGTREND.ID – Kerusakan jalan penghubung Desa Petungsewu dan Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, hingga kini belum juga tertangani. Lubang besar yang tersebar di sejumlah titik membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas.
Pantauan di lokasi pada Senin (12/10) menunjukkan kondisi jalan rusak cukup parah. Lubang menganga terlihat mulai dari tepi hingga tengah badan jalan. Bahkan, di beberapa titik, terutama saat memasuki wilayah Desa Tegalweru, aspal mengalami kerusakan hampir di sepanjang ruas jalan.
Kondisi tersebut tak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Perangkat Kecamatan Dau, Heri Karyawanto, mengatakan usulan perbaikan jalan sebenarnya sudah diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang. Jika sesuai rencana, pekerjaan fisik akan dimulai pada November mendatang.
“Sudah dalam proses pengajuan perbaikan tahun ini,” ujar Heri.
Menurutnya, untuk penanganan sementara seperti penambalan lubang, sepenuhnya menjadi kewenangan DPUBM Kabupaten Malang.
“Perkiraan November. Terkait teknis, kewenangan Bina Marga,” tambah Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Dau tersebut.
Ruas jalan ini memiliki peran penting bagi mobilitas warga. Selain menjadi akses menuju lahan pertanian dan perkebunan, jalur tersebut juga kerap digunakan sebagai alternatif menuju Kota Malang maupun Kota Batu, sehingga setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan DPUBM Kabupaten Malang, Anita Aulia Sari, memastikan perbaikan jalan tersebut sudah masuk dalam rencana penanganan tahun ini melalui program pemeliharaan rutin.
“Perbaikan kerusakan jalan tersebut sudah masuk rencana penanganan tahun ini melalui pemeliharaan rutin jalan. Mohon menunggu, tinggal pelaksanaannya,” jelas Anita.
Warga pun berharap perbaikan bisa segera direalisasikan agar aktivitas sehari-hari kembali aman dan nyaman tanpa harus khawatir melintasi jalan yang dipenuhi lubang.(den/bua)





