MALANGTREND.ID – Talames! Kabar yang ditunggu Aremania akhirnya datang juga. Hanif Sjahbandi resmi kembali berseragam Arema FC untuk mengarungi Super League 2026/2027.
Kembalinya gelandang berusia 29 tahun itu bukan sekadar reuni. Manajemen Singo Edan melihat Hanif sebagai sosok yang bisa membawa pengalaman, karakter, sekaligus memperkuat fondasi tim untuk jangka panjang.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan keputusan memulangkan Hanif sudah melalui proses evaluasi dan komunikasi yang matang.
“Kami melihat Hanif bukan hanya dari kondisi hari ini, tetapi juga dari perjalanan dan potensi kontribusinya untuk Arema FC ke depan. Dia sudah mengenal klub, mengenal atmosfer di sini, dan tentu punya pengalaman yang bisa menjadi bagian dari perjalanan tim,” ujar Yusrinal, Jumat (18/9).
Pulang ke Rumah yang Pernah Membesarkan Namanya
Buat Aremania, nama Hanif jelas bukan wajah baru.
Ia pernah menjadi bagian penting dari Arema FC pada periode 2017 hingga 2022. Selama membela Singo Edan, Hanif ikut merasakan berbagai momen besar, termasuk membawa Arema meraih gelar Piala Presiden 2017 dan 2019.
Pengalaman itulah yang membuat manajemen yakin Hanif sudah memahami kultur klub, atmosfer pertandingan, hingga karakter khas Arema FC.
Belum Langsung Main, Fokus Recovery Dulu
Meski sudah resmi kembali, Hanif belum akan langsung merumput.
Saat ini ia masih menjalani proses pemulihan cedera. Namun kondisi tersebut tidak mengubah keputusan Arema FC untuk kembali bekerja sama dengannya.
Manajemen memastikan proses recovery akan dilakukan secara bertahap sesuai rekomendasi tim medis dan pelatih agar Hanif bisa kembali dalam kondisi terbaik.
“Karena itu, prosesnya kami siapkan secara bertahap dan terukur. Yang paling penting adalah memastikan dia benar-benar kembali dalam kondisi terbaik,” kata Yusrinal.
Arema Nggak Mau Buru-Buru
Arema FC juga menegaskan tidak akan memaksakan Hanif agar cepat bermain.
Klub memilih memberi waktu agar seluruh proses pemulihan berjalan optimal sebelum sang gelandang kembali tampil di lapangan.
“Tidak ada target untuk memaksakan proses. Kami ingin semuanya berjalan sesuai tahapan. Hanif tahu apa yang harus dilakukan, tim juga akan mendukung prosesnya. Jadi ketika waktunya tiba, dia bisa benar-benar memberikan kemampuan terbaiknya untuk Arema FC,” lanjut Yusrinal.
Selain menambah kualitas di lini tengah, kehadiran Hanif juga diharapkan membawa pengaruh positif di ruang ganti. Pengalaman, kepemimpinan, dan kedekatannya dengan kultur Arema dinilai menjadi modal penting dalam membangun skuad Singo Edan yang lebih solid sepanjang musim ini.(rex/bua)





