Caption: Petugas Damkar Kabupaten Malang melakukan pembasahan kebakaran rumah di RT 01 RW 04 Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (3/8) sore.
MALANGTREND.ID – Sebuah rumah milik warga di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, hangus dilalap api pada Senin (3/8) sore. Tak hanya menghanguskan sebagian besar isi rumah, kebakaran juga meludeskan satu unit Honda Beat milik pemilik rumah.
Rumah tersebut diketahui milik Febrian Eka Hermawan (34). Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.15 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik karena api dengan cepat membesar.
Menurut keterangan Kapolsek Singosari, AKP Achmad Zainuddin, awalnya warga melihat asap tipis keluar dari dalam rumah sebelum api mulai membakar perabotan dan kendaraan yang berada di dalam.
“Awalnya asap tipis muncul dari dalam rumah korban sekitar pukul 15.15 WIB. Tak lama kemudian api membesar membakar rumah beserta isinya, termasuk satu unit sepeda motor Honda Beat,” ujar Kapolsek Singosari, AKP Achmad Zainuddin.
Melihat kobaran api semakin besar, warga bersama perangkat desa sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Namun karena khawatir api terus meluas, mereka akhirnya meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.
Diduga Berawal dari Sound System yang Masih Tercolok
Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik yang berasal dari kabel speaker atau sound system yang masih terhubung ke stopkontak.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena adanya arus pendek atau korsleting speaker aktif yang menempel pada stopkontak,” ungkap AKP Achmad Zainuddin.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski begitu, kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp14 juta.
Untuk menjinakkan api, Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang menerjunkan satu unit mobil pemadam ke lokasi.
“Proses pemadaman selesai pukul 16.20 WIB,” ujar Komandan Pleton (Danton) Bidang PPK Satpol PP Kabupaten Malang, Andik Minarko.
Andik juga menambahkan bahwa indikasi awal sumber api berasal dari korsleting listrik pada kabel sound system yang lupa dicabut.
Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat selalu memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman dan mencabut perangkat listrik yang sudah tidak digunakan untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran. (den/bua)





