Skip to main content

Malang Trend

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lansia di Pakisaji Ludes Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lansia di Pakisaji Ludes Dilalap Api
Rumah di Jalan Kendalisodo, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang mengalami kebakaran, Rabu dini hari (7/10).

MALANGTREND.ID – Sebuah rumah di Jalan Kendalisodo, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, dilalap api pada Rabu (7/10) dini hari. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari peralatan elektronik yang berada di dalam rumah.

Rumah tersebut diketahui milik Mulyadi (86). Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat sebagian besar warga masih beristirahat.

Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto, mengatakan api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang tengah rumah.

“Pemilik rumah sempat mendengar letusan korsleting arus pendek, yang memicu percikan api di ruang tengah,” beber Sunarko.

Diduga Berasal dari Peralatan Elektronik

Menurut Sunarko, di ruang tengah terdapat beberapa peralatan elektronik, termasuk charger handphone dan baterai yang sedang diisi daya.

Percikan api kemudian dengan cepat membesar hingga membakar bagian atap rumah.

“Api membakar ruangan tengah dan naik membakar atap rumah,” imbuhnya.

Mengetahui rumahnya terbakar, Mulyadi bersama keluarganya berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi sambil meminta bantuan warga sekitar.

Namun, kobaran api terus membesar sehingga warga akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Enam Personel Damkar Diterjunkan

Tim Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang menerjunkan enam personel dengan dua unit mobil pemadam untuk memadamkan api.

Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 05.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB, tidak ada korban jiwa,” tandas Sunarko.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan peralatan elektronik, terutama saat mengisi daya perangkat dalam waktu lama. Memastikan instalasi listrik tetap aman dan mencabut charger yang tidak digunakan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kebakaran. (den/bua)