Malangtrend.com – Empat pemain akan lepas dari masa skorsing ketika Arema FC menjalani laga pekan 15 BRI Super League 2025/2026, 23 Desember mendatang. Dua pemain kembali dari akumulasi kartu kuning, satu karena kartu merah, sedangkan satu pemain kembali setelah hukuman sebanyak empat pertandingan akibat kartu merah dan sanksi tambahan dari Komdis PSSI.
Dua pemain yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu kuning adalah Betinho dan Salim Tuharea. Sementara, Matheus Blade yang terkena kartu merah karena mendapatkan dua kali kartu kuning dalam laga lawan Persebaya.
Lantas, Bayu Setiawan yang terkena kartu merah langsung ketika melawan Borneo FC, baru saja absen dalam empat laga. Yakni ketika away ke Semen Padang, menjamu Persija dan dua kali bertandang ke markas Persebaya serta Malut United.
Kembalinya empat pemain, tentunya membuat Pelatih Arema FC Marcos Santos bisa bernafas lega. Kini tim pelatih memiliki lebih banyak pilihan taktikal strategi. Hal yang sulit dilakukan saat lawan Malut United, ketika kehilangan delapan pemain sekaligus yang rata-rata langganan starting eleven.
“Sekarang kami memiliki komposisi pemain yang lebih lengkap untuk pertandingan selanjutnya. Tidak seperti laga melawan Malut United, banyak pemain absen yang membuat saya kesulitan menentukan line up,” katanya.
Bayu Setiawan kini bisa menjadi opsi lagi di posisi fullback kanan. Sedangkan Blade dan Betinho, bisa dijadikan pilihan untuk lini tengah dan pertahanan.
“Kembalinya pemain akan membuat tim lebih mudah,” tambah dia. Selain itu, Arema FC bisa kembali diperkuat Arkhan Fikri yang tak menjadi bagian dalam Timnas SEA Games 2025. Arkhan kini bisa kembali berkonsentrasi penuh untuk memperkuat lini tengah Singo Edan. Begitu pula bek muda Brandon Scheunemann yang bisa menjadi opsi pelapis di jantung pertahanan. (ley/jon)





