Kunjungan Shinshu University Jepang diterima langsung Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D., Rabu (12/8/2026).
MALANGTREND.ID – Kabar baik buat civitas akademika Universitas Brawijaya (UB). Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB UB) membuka peluang kolaborasi internasional setelah menerima kunjungan delegasi Shinshu University, Jepang, pada Rabu (12/8/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian, khususnya ilmu pertanian. Salah satu program yang ditawarkan adalah Short Term Research Program bagi mahasiswa program doktor (S3) UB.
Mahasiswa S3 Berkesempatan Riset di Jepang
Delegasi Shinshu University diterima langsung oleh Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D.
Rombongan dari Jepang dipimpin oleh Professor Shinichi Yonekura selaku Vice President Shinshu University, didampingi A. Fawaz Bagoudou, Ph.D., CFS, yang merupakan staf sekaligus dosen di kampus tersebut.
Melalui kerja sama ini, maksimal dua mahasiswa S3 dari setiap fakultas di UB berkesempatan mengikuti penelitian di Shinshu University selama 1–3 bulan, khususnya di bidang Agricultural Sciences.
Ada Dua Skema Penelitian
Program riset tersebut menawarkan dua pilihan utama, yaitu:
- Laboratory-based and experimental research, yakni penelitian berbasis laboratorium dan eksperimen.
- Joint supervision, yaitu penelitian dengan sistem bimbingan bersama antara dosen UB dan Shinshu University.
Pendaftaran program dibuka hingga 11 September 2026, sementara seluruh rangkaian penelitian ditargetkan selesai paling lambat 30 Maret 2027.
Dapat Tiket Pesawat hingga Akses Laboratorium
Tak hanya memperoleh pengalaman riset internasional, peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas dari Shinshu University, antara lain:
- Tiket pesawat pulang-pergi Indonesia–Jepang.
- Fasilitas penelitian dan supervisi akademik.
- Kesempatan membangun jejaring akademik internasional.
Mahasiswa juga berpeluang melakukan penelitian di sejumlah laboratorium unggulan, seperti:
- Laboratory of Soil Biology
- Laboratory of Animal Physiology
- Laboratory of Food Chemistry
- Laboratory of Applied Ethology
Jadi Awal Kolaborasi Jangka Panjang
FTAB UB berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada program riset jangka pendek.
Ke depan, kerja sama kedua universitas diarahkan untuk mengembangkan joint supervision program doktor, publikasi ilmiah bersama, penyusunan proposal hibah penelitian, hingga penguatan kolaborasi riset pertanian antara Indonesia dan Jepang.
Bagi FTAB UB, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian sekaligus memperluas jejaring internasional bagi mahasiswa maupun dosen.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak akademisi UB yang memiliki pengalaman riset di tingkat global serta lahir lebih banyak penelitian kolaboratif yang memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu pertanian di Indonesia maupun Jepang. (bua)





