Skip to main content

Malang Trend

Haru Banget! Ribuan Orang Tua Tunggu Pengumuman Casis TNI AD di Malang

Haru Banget! Ribuan Orang Tua Tunggu Pengumuman Casis TNI AD di Malang
Mashur warga Jember rela menunggu pengumuman tes casis TNI AD ditengah terik matahari. HARY SANTOSO/MT

MALANGTREND.ID – Suasana haru menyelimuti kawasan Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Jalan Mayjen Wiyono, Kota Malang, Kamis (24/9). Ribuan orang tua dan keluarga calon siswa (Casis) Tamtama TNI AD memadati area luar markas untuk menunggu pengumuman kelulusan.

Banyak di antara mereka bahkan sudah datang sejak sehari sebelumnya demi memberikan dukungan langsung kepada anak-anak mereka yang mengikuti seleksi.

“Saya sudah dari kemarin menunggu di sini. Katanya pengumuman kemarin (Rabu) tetapi ditunda hari ini,” kata Mashuri, warga Jember, saat ditemui Malang Posco Media.

Sejak pagi, keluarga peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur terus berdatangan ke kawasan Dodikjur.

Agar arus lalu lintas tetap lancar, seluruh kendaraan diarahkan parkir di Lapangan Rampal. Dari lokasi parkir, keluarga harus berjalan kaki sekitar 500 meter menuju area Dodikjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengumuman kelulusan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.

Dari sekitar 1.500 calon siswa yang mengikuti seleksi, sekitar 1.000 peserta akan dinyatakan lolos dan langsung diberangkatkan menuju pusat pendidikan di Magetan dan Situbondo.

Di tengah penantian itu, doa terus dipanjatkan para orang tua.

“Kalau lulus ya Alhamdulillah, bisa langsung lanjut. Kalau belum beruntung tidak apa-apa, langsung saya ajak pulang,” ujar seorang ibu asal Lawang yang terus mendoakan anaknya.

Casis yang tidak lulus diangkut dari mako Dodikjur menuju lapangan Rampal. HARY SANTOSO/MT

Saat hasil seleksi diumumkan, suasana berubah emosional.

Ratusan calon siswa yang belum berhasil lolos diangkut menggunakan sekitar 10 truk keluar dari Mako Dodikjur Rindam V/Brawijaya. Wajah sedih dan pasrah terlihat dari para peserta yang harus menerima hasil seleksi.

Di sepanjang Jalan Mayjen Wiyono, keluarga memberikan semangat kepada anak-anak mereka yang meninggalkan lokasi.

“Semangat le, semangat le,” teriak keluarga calon siswa TNI AD yang berdiri di pinggir jalan.

Sementara itu, peserta yang dinyatakan lolos langsung menghubungi keluarga mereka yang masih menunggu di luar markas.

Mereka ingin segera bertemu sebelum diberangkatkan menuju pusat pendidikan di Magetan dan Situbondo untuk memulai perjalanan sebagai prajurit TNI AD. (has)