Skip to main content

Malang Trend

Jangan Langsung Skip! 3 Makanan Olahan Ini Justru Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Jangan Langsung Skip! 3 Makanan Olahan Ini Justru Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
Ilustrasi makanan olahan. ANTARA/Pexels – Michaela St/MPM/MT

MALANGTREND.ID – Banyak orang langsung menganggap semua makanan olahan itu “musuh” saat lagi program diet. Padahal, nggak semua makanan olahan berdampak buruk buat kesehatan atau bikin berat badan susah turun.

Kalau dipilih dengan tepat, beberapa makanan olahan justru bisa jadi pilihan yang praktis, bergizi, dan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

Mengutip laman EatingWell, ada tiga jenis makanan olahan yang direkomendasikan untuk mendukung program penurunan berat badan, yaitu kacang kalengan, yoghurt tawar, dan sayuran beku.

Ahli diet terdaftar Lainey Younkin, M.S., RD, menyarankan memilih makanan olahan yang tinggi protein dan serat, tetapi rendah gula tambahan serta natrium.

1. Kacang Kalengan, Praktis dan Bikin Kenyang Lebih Lama

Kacang kalengan, seperti kacang hitam maupun kacang arab, bisa menjadi stok makanan yang praktis karena tahan lama dan mudah diolah menjadi berbagai menu.

Selain itu, kandungan protein dan seratnya cukup tinggi sehingga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Saat membeli, pilih produk tanpa tambahan natrium atau bahan tambahan lainnya dengan mengecek informasi pada label kemasan.

2. Greek Yoghurt Tawar, Tinggi Protein

Yoghurt tawar, terutama Greek yoghurt, juga bisa menjadi teman diet yang baik. Kandungan proteinnya membantu menjaga rasa kenyang sekaligus mempertahankan massa otot selama proses penurunan berat badan.

Ahli gizi Lisa Young, Ph.D., RDN, menyarankan memilih Greek yoghurt tanpa pemanis, lalu menambahkan buah segar, kacang-kacangan, atau biji-bijian sesuai selera.

Cara ini membuat yoghurt tetap terasa manis secara alami sekaligus menambah asupan serat dan lemak sehat tanpa perlu tambahan gula.

3. Sayuran Beku, Simpel tapi Tetap Bernutrisi

Jangan remehkan sayuran beku. Meski termasuk makanan olahan, kandungan gizinya tetap baik dan bisa menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

Sayuran beku yang sudah dipotong juga menghemat waktu memasak sehingga lebih mudah dikonsumsi secara rutin.

Lainey Younkin menyarankan memilih sayuran beku tanpa tambahan saus atau bumbu agar kandungan natrium dan kalorinya tetap rendah.

Kuncinya Bukan Menghindari, tapi Memilih dengan Bijak

Menjalani program diet bukan berarti harus menghapus semua makanan olahan dari menu harian. Yang jauh lebih penting adalah memperhatikan pola makan secara keseluruhan, ukuran porsi, dan keseimbangan kalori yang masuk ke tubuh.

Sebaliknya, makanan ultra-proses yang tinggi gula, garam, lemak, dan kalori tetapi rendah protein maupun serat sebaiknya dibatasi. Contohnya seperti camilan kemasan, minuman bersoda, sereal tinggi gula, hingga beberapa jenis makanan beku siap saji.

Jadi, kalau lagi menjalani program menurunkan berat badan, nggak perlu langsung anti sama semua makanan olahan. Selama memilih produk yang tepat dan tetap menjaga pola makan seimbang, makanan olahan juga bisa jadi bagian dari gaya hidup sehat.(ntr/mpm/bua)