Wisatawan mancanegara naik becak menikmati wisata di Kota Malang.
MALANGTREND.ID – Kota Malang makin dilirik wisatawan mancanegara (wisman). Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, jumlah turis asing yang datang mencapai 45.784 orang, naik dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sekitar 37 ribu wisatawan.
Sementara itu, total kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sudah menembus 2.492.054 orang hingga akhir Agustus 2026.
Kayutangan Heritage Jadi Favorit Turis Asing
Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Sastyawan mengatakan, wisatawan asing paling tertarik dengan destinasi yang menawarkan nuansa sejarah, budaya, dan bangunan heritage.
Beberapa lokasi yang paling sering dikunjungi antara lain Kayutangan Heritage, Kampung Warna-Warni, Balai Kota Malang, hingga kawasan Alun-Alun Kota Malang.
“Dari Januari sampai dengan bulan Agustus 2026, jumlah wisatawan asing sebanyak 45.784 orang. Sedangkan totalnya, wisatawan lokal ditambah wisatawan mancanegara sampai dengan 31 Agustus sudah berada di angka 2.492.054 orang,” ungkap Arif.
Nggak Cuma Mampir, Banyak yang Betah Seminggu
Menariknya, wisatawan asing ternyata tidak sekadar singgah di Kota Malang. Banyak di antara mereka memilih menginap selama satu hingga dua pekan sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Malang Raya.
Selama berada di Kota Malang, mereka menjadikan kota ini sebagai basecamp untuk menjelajahi tempat wisata seperti Gunung Bromo hingga Air Terjun Tumpak Sewu.
“Mereka stay di sini, kemudian mengeksplor wisata sampai ke luar Malang Raya. Bahkan laporan dari PHRI, rata-rata mereka menginap lebih dari satu pekan karena memang betah di Kota Malang,” kata Arif.
Jadi Jalur Favorit Wisatawan Eropa
Menurut Arif, Kota Malang kini menjadi bagian dari rute wisata favorit turis mancanegara yang berkeliling Pulau Jawa hingga Bali.
Biasanya mereka memulai perjalanan dari Yogyakarta, lanjut ke Solo, kemudian Malang, sebelum menuju Banyuwangi dan berakhir di Bali.
Tak heran jika lamanya wisatawan menginap ikut memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif di Kota Malang.
Turis Belanda Masih Mendominasi
Berdasarkan data dari pelaku perhotelan, wisatawan asal Belanda masih menjadi yang paling banyak berkunjung ke Kota Malang. Selain itu, wisatawan dari Inggris, sejumlah negara Eropa, hingga Timur Tengah juga terus berdatangan.
Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Kota Malang semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata favorit, bukan hanya bagi wisatawan lokal, tetapi juga turis mancanegara.(ian/bua)





