Kalcer Market hadir di Matos mulai 6 Agustus hingga 17 Agustus mendatang dengan menghadirkan puluhan hidangan viral khas Gen Z dari Jakarta, Bandung, hingga mancanegara.
MALANGTREND.ID – Buat kamu yang lagi FOMO sama kuliner viral, sekarang nggak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau Bandung. Kalcer Market resmi hadir di Malang Town Square (Matos) mulai 6 hingga 17 Agustus 2026, menghadirkan sekitar 40 tenant dengan deretan makanan dan minuman yang lagi hype di media sosial.
Festival kuliner ini menjadi salah satu agenda spesial dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan RI, sekaligus menyambut ribuan mahasiswa baru yang mulai berdatangan ke Kota Malang.
Marketing Communication Manager Matos, Sasmita Rahayu, mengatakan Kalcer Market sengaja dihadirkan untuk menambah daya tarik pengunjung sekaligus menjadi tempat nongkrong baru yang cocok buat anak muda.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meramaikan peringatan Kemerdekaan sekaligus menarik traffic pengunjung. Momen ini juga sangat tepat untuk mengakomodasi kedatangan para mahasiswa baru,” ujarnya.
Nggak cuma kuliner, sepanjang Agustus Matos juga menggelar berbagai aktivitas komunitas, mulai dari pushbike, rollerskate, pilates, yoga, zumba, donor darah, gospel pada 16 Agustus, hingga meet and greet pemain film pada 17 Agustus.
Sementara itu, Owner Kalcer Market, Yesi Budiono, menjelaskan festival ini memang dirancang untuk mengumpulkan berbagai kuliner viral yang sedang jadi favorit Gen Z dari berbagai daerah.
“Kalcer Market merupakan festival kuliner yang menghadirkan tenant makanan dengan konsep culture. Kami membawa ragam kuliner yang sedang populer di Indonesia maupun dari luar negeri, yang sebagian besar sangat diminati oleh kalangan Gen Z,” kata Yesi.
Dari Blok M, Bandung sampai Bangkok, Semua Kumpul di Matos
Salah satu daya tarik Kalcer Market adalah hadirnya sederet kuliner yang biasanya hanya bisa ditemukan di kawasan hits seperti Blok M dan Menteng, Jakarta, maupun Bandung.
Pengunjung bisa mencicipi menu populer seperti Aldi’s Hotdog, Ubeiro, Batagor Tjilaki 95, Bolu Pisang Butter Cihapit, Bandung Cheesecuit, Cimol Kenyal Kenyul, hingga Roti Mawar.
Pilihannya juga makin lengkap dengan berbagai kuliner dari daerah lain maupun mancanegara, seperti Nasi Pedas Bu Andika khas Bali, Cakwe Medan Ancol 1971, Rujak Cobek Thanos, Falala Cokelat Bali, Thai Mango Dessert, Bagel Story, Salt Bread, Moon Beef Roti asal China, Dubai Chocoberry, hingga Somtam Ratu 6 Bangkok.
Menurut Yesi, seluruh tenant dipilih melalui proses kurasi agar cita rasa khas dari daerah asalnya tetap terjaga.
“Ini merupakan kesempatan yang cukup langka karena banyak kuliner yang tergolong sulit didapatkan dan biasanya harus dibeli langsung di daerah asalnya. Melalui event ini, masyarakat tidak perlu bepergian jauh ke Bandung atau Blok M karena seluruhnya telah terkumpul di sini. Kami sangat menjaga kualitas dan kurasi dari 40 tenant yang berpartisipasi, sehingga seluruh sajian yang dihadirkan sangat bervariasi, mulai dari makanan berat, kudapan gurih, hidangan manis, hingga minuman segar,” jelas Yesi.
Kalcer Market buka setiap hari mengikuti jam operasional Matos, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Soal harga juga masih ramah di kantong, mulai sekitar Rp25 ribu, sementara beberapa menu jastip eksklusif dibanderol hingga ratusan ribu rupiah.
Buat para food hunter di Malang Raya, festival ini bisa jadi kesempatan buat nyobain kuliner viral tanpa harus keluar kota.(nda/bua)





