Skip to main content

Malang Trend

Penjualan Buah Blewah Menurun di Bulan Puasa, Ini Penyebabnya

Malangtrend.com –  Buah segar seperti Blewah diakui mengalami penurunan jumlah penjualan. Padahal di bulan puasa ini, buah tersebut biasanya laku keras untuk dijadikan bahan utama minuman pembuka puasa atau takjil. 

Ini diakui salah satu pedagang Buah Blewah di Pasar Induk Gadang saat ditemui Jumat (27/2/26) siang tadi. Anang, pedagang Buah Blewah mengaku adanya faktor cuara buruk yang memengaruhi minat warga membeli Buah Blewah. 

“Agak menurun semingguan ini. Karena cuaca, pengaruh sekali,” kata  Anang. 

Dia mengaku karena permintaan Buah Blewah tidak terlalu tinggi, maka harganya pun tidak naik atau hanya tetap sama seperti sebelum bulan puasa. Bahkan cenderung menurun. 

Selama bulan puasa ini harga Blewah Rp 7.500 per kilogramnya, di hari-hari sebelumnya sebelum masa puasa, di angka Rp 8.000 per kilogramnya. Anang juga menyampaikan di cuaca normal tokonya biasa mampu menjual sekitar dua sampai tiga ton buah Blewah. 

“Tapi ini menurun, tak sampai segitu satu minggu ini, pas hujan terus jadi turun. Sepertinya minat beli orang menurun karena hujan tiap hari malas keluar rumah, padahal puasaan tahun lalu kami mengalami puncak penjualan sekarang biasa kayak hari biasa,” tutur Anang. 

Ditambahkannya, Blewah jenis Kretek biasanya yang menjadi favorit. Saat ini stok Blewah Kretek yang distok Anang masih berlimpah jumlahnya. Secara umum, stok Buah Blewah relatif banyak dan aman. (ica/van)