MALANGTREND.ID – Sebanyak 78 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Malang resmi memasuki masa pendidikan dan pelatihan (Diklat) sebagai persiapan menjelang Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Pembukaan Diklat yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang berlangsung di Mini Block Office (MBO) Balai Kota Malang, Senin (3/8). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat didampingi Plh Sekretaris Daerah Kota Malang Dandung Djulharjanto.
Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar prestise, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Persaingan menjadi Paskibraka sangat ketat. Mereka yang terpilih hari ini adalah putra-putri terbaik Kota Malang yang telah melewati tahapan seleksi panjang. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Wahyu juga berharap tradisi prestasi Kota Malang bisa terus berlanjut. Setelah tahun sebelumnya berhasil mengirimkan wakil ke tingkat nasional, ia ingin semakin banyak putra-putri terbaik Kota Malang yang mendapat kesempatan bertugas di Istana Negara.
“Tahun lalu ada wakil Kota Malang yang bertugas di tingkat nasional. Semoga ke depan kembali lahir putra-putri terbaik yang bisa mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Negara,” katanya.
Selama menjalani pemusatan latihan, seluruh peserta akan tinggal dan berlatih di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Malang. Mereka tidak hanya digembleng dalam latihan baris-berbaris, tetapi juga dibekali pendidikan karakter, kepemimpinan, disiplin, integritas, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.
“Mereka akan tinggal dan berlatih bersama di Lanal. Tidak hanya kemampuan teknis yang diasah, tetapi juga mental, disiplin, integritas, dan kekompakan. Nilai-nilai itu menjadi bekal penting saat menjalankan tugas nanti,” jelas Wahyu.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Malang Noer Rahman Wijaya mengungkapkan, dari total 78 peserta yang lolos seleksi, dua orang berhasil terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.
Artinya, sebanyak 76 anggota Paskibraka akan bertugas dalam upacara HUT Kemerdekaan RI tingkat Pemerintah Kota Malang, yang terdiri atas 44 peserta putra dan 32 peserta putri.
“Dua peserta terbaik akan bertugas di tingkat Provinsi Jawa Timur. Sedangkan 76 peserta lainnya akan melaksanakan tugas pengibaran maupun penurunan bendera pada Upacara HUT Kemerdekaan RI di Balai Kota Malang,” terangnya.
Noer menjelaskan, rangkaian Diklat berlangsung mulai 1 hingga 15 Agustus 2026 di Lanal Malang. Menjelang hari pelaksanaan upacara, para peserta juga akan menjalani latihan teknis di Balai Kota Malang agar formasi dan tata pelaksanaan upacara semakin matang.
Selain latihan fisik dan keterampilan baris-berbaris, peserta mendapat pendampingan penuh dari pelatih dan pembina. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta tetap sehat, aman, dan siap menjalankan tugas penting saat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Seluruh peserta mendapat pengawasan penuh dari tim pelatih dan pembina agar proses Diklat berjalan optimal, sehingga mereka siap mengemban tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” pungkasnya. (rex/bua)





