MALANGTREND.ID – Perjalanan Arema FC di Piala Presiden 2026 belum berjalan sesuai ekspektasi. Pada laga perdana Grup A, Singo Edan harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung usai kalah tipis 0-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7) malam.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak striker anyar Persib, Uilliam Barros, pada menit ke-24. Gol tersebut cukup menjadi pembeda sekaligus memastikan Maung Bandung mengamankan tiga poin perdana.
Sejak kick-off, Persib langsung tampil all out. Tim racikan Igor Tolic lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus menekan lini belakang Arema lewat kombinasi serangan cepat.
Di sisi lain, Arema sempat mencoba mencuri momentum lewat skema counter attack. Sayangnya, sejumlah peluang yang dibangun masih belum cukup tajam untuk benar-benar menguji pertahanan Persib.
Gol kemenangan Persib lahir di pertengahan babak pertama. Memanfaatkan kemelut di area kotak penalti, Uilliam Barros melepaskan penyelesaian akhir yang gagal diantisipasi penjaga gawang Arema. Skor berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, Singo Edan mencoba gaspol. Tim pelatih melakukan beberapa pergantian pemain demi meningkatkan daya serang. Intensitas permainan juga meningkat, tetapi solidnya lini belakang Persib membuat peluang demi peluang Arema selalu mentok sebelum menjadi ancaman serius.
Persib sendiri tak hanya bertahan. Beberapa kali mereka melancarkan quick counter yang cukup merepotkan lini pertahanan Arema. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Maung Bandung.
Hasil ini menjadi debut yang manis bagi Igor Tolic sebagai pelatih kepala Persib di laga resmi. Kemenangan atas Arema, yang berstatus juara bertahan Piala Presiden, menjadi modal positif untuk menatap pertandingan berikutnya.
Sebaliknya, Arema FC harus segera melakukan evaluasi. Minimnya efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu pekerjaan rumah yang wajib dibenahi jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup.
Meski membuka turnamen dengan hasil kurang maksimal, kans Singo Edan belum tertutup. Arema masih memiliki kesempatan bangkit pada laga berikutnya. Syaratnya satu: tampil lebih efektif, lebih klinis di depan gawang, dan tidak lagi membuang peluang emas.
Kini, misi comeback menjadi harga mati jika Arema FC ingin tetap bersaing memperebutkan tiket ke babak selanjutnya di Piala Presiden 2026. (bua)





