Foto: Firman/MT
MALANGTREND.ID – Drama VAR mewarnai Derby Jawa Timur di Stadion Kanjuruhan. Arema FC harus puas berbagi poin usai ditahan Persik Kediri dengan skor 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/2027, Jumat (18/9).
Singo Edan sebenarnya sempat membuat publik Kanjuruhan bersorak lewat gol Gustavo Maia di penghujung laga. Namun setelah ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dianulir karena offside.
Persik Lebih Dulu Unggul
Laga berjalan ketat sejak awal. Persik tampil percaya diri dan berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui Zanadin Fariz pada menit keenam.
Arema baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-27 lewat eksekusi penalti Careca, setelah pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Otusanya Debut, Arema Makin Menekan
Memasuki babak kedua, pelatih Marcos Santos langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Leo Guntara menggantikan Alfarizi.
Meski begitu, Persik tetap memberikan ancaman. Pada menit ke-54, Ernesto melepaskan tembakan keras yang masih mampu diamankan kiper Adi Satryo.
Tiga menit berselang, Arema nyaris berbalik unggul. Tendangan keras Marcos Vinicius sudah mengecoh kiper Persik, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Untuk menambah daya gedor, Marcos Santos kemudian memainkan Samuel Otusanya pada menit ke-58 menggantikan Gabi. Di waktu yang sama, Alfeandra Dewangga masuk menggantikan Arkhan.
Masuknya dua pemain tersebut membuat tekanan Singo Edan semakin meningkat.
VAR Buyarkan Selebrasi Kanjuruhan
Momen yang paling mendebarkan terjadi pada menit ke-87.
Berawal dari umpan Leo Guntara, Gustavo Maia sukses menanduk bola ke gawang Persik. Stadion Kanjuruhan langsung bergemuruh karena Arema dianggap berhasil membalikkan keadaan.
Namun euforia itu tak bertahan lama.
Wasit memutuskan meninjau tayangan VAR sebelum akhirnya menganulir gol tersebut karena Gustavo lebih dulu berada dalam posisi offside saat proses serangan berlangsung.
Gol pun dibatalkan dan skor kembali tetap 1-1.
Gempur Sampai Akhir, Gol Tak Kunjung Datang
Setelah gol dianulir, Arema terus menekan pertahanan Persik demi mencari gol kemenangan.
Sebaliknya, Macan Putih memilih bermain lebih rapat sambil sesekali mengandalkan serangan balik.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada lagi gol yang tercipta.
Hasil imbang ini membuat Arema FC gagal memaksimalkan laga kandang untuk mengamankan tiga poin. Sementara Persik Kediri sukses membawa pulang satu poin dari Kanjuruhan usai melewati Derby Jatim yang berlangsung sengit. (bua)





