Malangtrend.com – Sebanyak 777 personel gabungan dari Polda Jatim, Polres Malang, TNI, dan Pemkab Malang akan dikerahkan mengawal laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC menjamu Bali United, Jumat (6/3) mendatang.
Pengamanan ketat disiapkan guna memastikan pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ini berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Jumlah personel tersebut dipaparkan dalam rapat koordinasi (rakor) eksternal yang digelar di Ruang Rapat Polres Malang, Selasa (3/3). Sebanyak 777 personel nantinya akan disebar menggunakan pola pengamanan yang terbagi dalam empat zona.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengingatkan potensi kerawanan karena pertandingan digelar malam hari pukul 20.30 WIB. Meski laporan intelijen memprediksi situasi relatif aman, ia meminta seluruh personel tidak lengah.
“Kita dilarang underestimate. Sekecil apa pun potensi gangguan harus diantisipasi sesuai prosedur tetap. Apalagi pertandingan digelar malam hari,” ujar AKBP Taat Resdi.
Dalam rakor dihadiri jajaran TNI-Polri, manajemen Arema FC, Askab PSSI, perwakilan suporter, hingga steward stadion.
Taat Resdi meminta seluruh pihak memperlakukan setiap pertandingan sebagai operasi baru demi memastikan pengamanan berjalan optimal.
“Rapat koordinasi ini memang bukan yang pertama, namun kita tidak boleh menganggapnya sebagai kegiatan biasa. Kita harus memperlakukannya sebagai operasi baru agar seluruh tahapan pengamanan benar-benar siap dan pertandingan berjalan kondusif,” kata dia.
Beberapa poin juga menjadi sorotan pengamanan kali ini antara lain, upaya penyelundupan minuman keras (miras) melalui pagar ring dua, serta potensi penyalaan flare oleh suporter. Koordinasi pengamanan tertutup dan kesiapan steward pun menjadi bagian dari pembahasan dalam rakor.
“Keberhasilan pengamanan adalah hasil kolaborasi solid semua pihak. Komunikasi harus terbuka dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” tambah Taat Resdi. (den/jon)