Skip to main content

Malang Trend

Viral Video Dugaan Asusila di Sungai Brantas Malang, Polisi Pastikan Pelaku Bukan Warga Sekitar

Viral Video Dugaan Asusila di Sungai Brantas Malang, Polisi Pastikan Pelaku Bukan Warga Sekitar

MALANGTREND.ID – Video yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila dua pria di kawasan Sungai Brantas, perbatasan Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan dan Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di area yang selama ini dikenal sebagai lokasi pemandian umum. Dalam video yang beredar, terlihat dua pria diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di lokasi terbuka sebelum akhirnya meninggalkan tempat kejadian.

Polisi yang menerima laporan dari masyarakat langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta mengidentifikasi para pelaku.

Kapolsek Tajinan, Iptu Alex Andri Wijaya, mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (28/7) sore. Namun, kedua pria yang terekam dalam video dipastikan bukan warga sekitar.

“Pelaku bukan orang sekitar. Saat selesai divideo, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor,” kata Kapolsek Tajinan, Iptu Alex Andri Wijaya, saat ditanya perkembangan penyelidikan, Minggu (2/8).

Alex menjelaskan, lokasi yang menjadi tempat kejadian merupakan area pemandian yang kerap dikunjungi warga. Meski demikian, polisi tidak menemukan barang bukti yang berkaitan dengan dugaan perbuatan tersebut saat melakukan pemeriksaan di lokasi.

Polisi Periksa Saksi dan Telusuri Video Viral

Sebelumnya, Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono, mengatakan pihaknya melalui Polsek Tajinan bersama Polsek Pakisaji bergerak cepat menyelidiki video yang beredar luas di media sosial.

“Setelah menerima informasi adanya pengaduan masyarakat terkait video yang beredar, anggota Polsek Tajinan dan Polsek Pakisaji mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan fakta sebenarnya,” ujar Budiono.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Dua pria datang menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna putih, kemudian memarkir kendaraan di sekitar area ruko sebelum berjalan menuju tepian Sungai Brantas.

Seorang warga yang kebetulan melintas mengaku melihat dugaan tindakan tidak senonoh tersebut. Warga itu kemudian merekam peristiwa menggunakan telepon seluler.

“Saat mengetahui keberadaan orang lain, kedua pria itu kemudian pergi meninggalkan lokasi,” ujar Budiono.

Menurut Budiono, video tersebut awalnya hanya diunggah melalui fitur status WhatsApp oleh saksi. Meski kemudian dihapus, rekaman itu telanjur tersebar ke berbagai platform media sosial hingga menjadi viral.

Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pria yang terekam dalam video tersebut serta mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian itu. (den/bua)