Skip to main content

Malang Trend

Nggak Sempat Menghindar, Remaja 15 Tahun Tewas Tertabrak KA Malabar di Malang

Nggak Sempat Menghindar, Remaja 15 Tahun Tewas Tertabrak KA Malabar di Malang
EVAKUASI: Jenazah ST yang meninggal dunia di jalur rel kereta api KM 57+3 petak jalan Malang Kota Lama (MLK) – Pakisaji (PSI) masuk Dusun Karangsono Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang saat dievakuasi petugas.

MALANGTREND.ID – Kecelakaan tragis terjadi di jalur rel kereta api wilayah Pakisaji, Kabupaten Malang, Kamis (27/8) pagi. Seorang remaja berinisial ST (15), warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, meninggal dunia usai tertabrak KA Malabar yang melintas di jalur KM 57+3 petak Malang Kota Lama (MLK)–Pakisaji (PSI), tepatnya di Dusun Karangsono, Desa Kebonagung.

Kapolsek Pakisaji, Sunarko, membenarkan adanya insiden tersebut. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas.

“Betul ada warga yang tertabrak kereta tadi pagi. Saat ini korban sudah dievakuasi dan langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Kanjuruhan, Kepanjen,” kata Sunarko.

Berdasarkan keterangan polisi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.40 WIB. Saat itu korban diketahui sedang berjalan di sisi rel kereta api. Di waktu yang bersamaan, KA Malabar dengan rute Malang–Bandung melintas di lokasi.

Jarak korban dengan kereta yang terlalu dekat diduga membuat tabrakan tak bisa dihindari.

“Karena jaraknya yang mepet, kemudian tubuh korban tertemper laju KA, dan langsung terpental ke sawah,” tambah Sunarko.

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala serta engsel tangan kanan. Nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Mendapat laporan dari warga, personel kepolisian bersama PMI langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

“Begitu mendapat informasi kami langsung ke TKP. Bersama petugas dari PMI dan warga tubuh korban dievakuasi, kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Kanjuruhan,” pungkasnya. (ira/bua)