Skip to main content

Malang Trend

Batu Shining Orchids Week 2026 Ramai Banget, Anggrek Indonesia Siap Go International

Batu Shining Orchids Week 2026 Ramai Banget, Anggrek Indonesia Siap Go International
Masyarakat antusias mengunjungi pameran anggrek di Balai Kota Batu hingga hari keempat, Selasa (8/9).

MALANGTREND.ID – Batu Shining Orchids Week (BSOW) 2026 masih jadi magnet buat para plant parent dan pecinta tanaman hias. Memasuki hari keempat penyelenggaraan, Selasa (8/9), area pameran di Balai Kota Batu terus dipadati pengunjung yang berburu berbagai jenis anggrek dari seluruh Indonesia.

Nggak cuma jadi tempat belanja tanaman, BSOW juga menjadi panggung bagi pelaku usaha hortikultura untuk memperkenalkan kualitas anggrek Indonesia ke pasar internasional.

Ada 72 Stan dari Berbagai Daerah

Panitia BSOW 2026, Ezra Adi Nugroho, mengatakan pameran yang berlangsung pada 4–12 September 2026 diikuti sekitar 72 stan dari penjual, nursery, hingga komunitas pecinta anggrek di bawah naungan Pencinta Anggrek Indonesia (PAI).

Pesertanya datang dari berbagai daerah, mulai Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Medan, hingga Kalimantan.

“Tujuannya di Kota Batu ini adalah mengenalkan bahwa produk pertanian, khususnya tanaman hias spesialis anggrek bisa menaikkan ekonomi setiap tahunnya semakin tinggi,” ujar Ezra.

Anggrek Indonesia Siap Go International

Tahun ini, BSOW juga menghadirkan tamu internasional, termasuk pecinta anggrek jenis Vanda asal Singapura.

Kehadiran mereka diharapkan bisa membuka peluang pasar sekaligus membuktikan bahwa kualitas anggrek Indonesia mampu bersaing di level dunia.

“Setiap tahun kami selalu mendatangkan tamu dari luar negeri supaya tahu bahwa produk anggrek yang ada di Indonesia ini bisa bersaing di pasar internasional,” kata Ezra.

Dari Dendrobium sampai Vanda, Semua Ada

Pengunjung bisa menemukan beragam jenis anggrek populer, seperti:

  • Dendrobium
  • Phalaenopsis
  • Vanda
  • Bulbophyllum
  • Cattleya
  • dan berbagai jenis anggrek lainnya.

Semua tanaman tersebut bisa dibeli langsung, baik untuk koleksi pribadi maupun kebutuhan bisnis.

Berpotensi Putar Uang Miliaran Rupiah

Meski total transaksi BSOW 2026 masih dihitung karena pameran belum berakhir, panitia menyebut antusiasme pengunjung hingga hari keempat sangat tinggi.

Sebagai gambaran, pada penyelenggaraan tahun 2025, total perputaran uang selama rangkaian acara mencapai sekitar Rp2 hingga Rp4 miliar.

“(Perputaran uang) kami harus cek dulu pendapatan kotor setiap stannya. Untuk sementara ini kami masih belum tahu karena ini masih hari keempat,” jelas Ezra.

Menurutnya, nilai transaksi tersebut juga berasal dari aktivitas jual beli yang sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelum pameran resmi dibuka.

“Katakanlah seminggu sebelum pameran sudah ada yang membeli, kemudian dijual di pameran ini (kulak’an),” pungkasnya.(den/bua)