KARHUTLA: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di pegunungan Kawi Kabupaten Malang. MPM – BPBD KABUPATEN MALANG
MALANGTREND.ID – Setelah sempat bikin khawatir selama beberapa pekan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan pegunungan Kabupaten Malang mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Gunung Butak dipastikan sudah padam, sementara sejumlah titik lain seperti Gunung Pitrang, Gunung Malang, dan Tekung juga tak lagi terlihat api maupun kepulan asap. Meski begitu, petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api yang tersisa di kawasan Pos Batu Tulis, Kecamatan Wagir.
Kabar ini menjadi angin segar setelah rentetan karhutla yang melanda kawasan Pegunungan Kawi sejak awal September. Administratur Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, mengatakan laporan dari personel di lapangan menunjukkan kondisi di beberapa gunung mulai aman.
“Informasi dari personel yang di lapangan, kebakaran untuk Gunung Pitrang, Gunung Malang dan Tekung sudah tidak muncul asap. Gunung Butak sudah padam,” ujar Kelik.
Meski sebagian besar titik api sudah berhasil dikendalikan, perjuangan belum selesai. Kawasan Pos Batu Tulis, Kecamatan Wagir, masih menjadi fokus penanganan karena api belum sepenuhnya padam.
Medan yang curam membuat proses pemadaman tidak mudah. Kendaraan tangki air tak bisa menjangkau lokasi sehingga petugas dari BPBD, Perhutani, TNI-Polri, relawan, hingga warga harus memadamkan api secara manual dengan membuat sekat bakar untuk mencegah kobaran meluas.
“Mobil tangki air tidak bisa masuk dan titik api berada di lokasi lereng yang terjal,” kata Camat Wagir Joanico Da Costa.
Hingga kini, petugas masih bersiaga di sejumlah posko yang tersebar di Kecamatan Wagir, Dau, Pujon, dan Ngantang untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membesar. (den/aim)





