Sekolah menjadi salah satu fokus kewaspadaan Pemkot Malang terhadap penyakit ISPA dan influenza.
MALANGTREND.ID – Keluhan flu yang belakangan ramai dialami warga Kota Malang mulai jadi perhatian serius. Bahkan, sejumlah siswa dilaporkan harus absen sekolah karena mengalami gejala flu yang cukup berkepanjangan.
Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mulai disiplin memakai masker ketika merasa kondisi tubuh kurang fit. Langkah sederhana ini dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan influenza, ISPA, hingga influenza A yang saat ini tengah menjadi perhatian di berbagai daerah.
“Untuk mengantisipasi ini, dengan kondisi yang tidak tentu ini, kami berharap terutama kepada siswa-siswi sekolah ya, untuk menggunakan masker apabila merasa bahwa mulai dari badannya tidak enak, atau demam, atau merasa bahwa akan terkena flu,” imbau Wahyu, Minggu (27/9).
Menurut Wahyu, perubahan cuaca menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya gangguan kesehatan, terutama penyakit yang menyerang saluran pernapasan.
Ia menyebut, berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, influenza menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat.
“Memang dimungkinkan akan terjadi salah satunya penyakit influenza dan yang paling parah adalah ‘superflu’ daripada influenza itu,” tambahnya.
Dinkes Diminta Pantau Sekolah dan Tempat Umum
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat.
Selain sosialisasi, Dinkes juga diminta aktif memantau kondisi kesehatan di sekolah maupun fasilitas umum. Meski hingga kini belum ada laporan jumlah kasus secara resmi, pengawasan tetap dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit.
“Kami juga tetap memerintahkan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas-Puskesmasnya untuk terus memantau situasi dan kondisi yang ada. Di sekolah-sekolah terutama, dan juga di tempat-tempat umum. Jadi kami tetap mengantisipasi terkait dengan hal tersebut. Ada yang terkena dan sudah terlaporkan,” tuturnya.
Sekolah Sudah Terima Surat Edaran
Tak hanya Dinkes, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang juga telah menerbitkan surat edaran tentang kewaspadaan terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di lingkungan sekolah sejak 25 September 2026.
Surat edaran tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kewaspadaan warga sekolah terhadap penyakit yang menyerang sistem pernapasan.
Di sisi lain, Diskominfo Kota Malang juga ikut mengedukasi masyarakat melalui berbagai kanal informasi resmi milik Pemkot mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan cara mencegah penularan influenza A.
“Di Kominfo juga sudah melalui website-nya untuk memberikan satu gambaran sosialisasi agar hidup sehat dan mengantisipasi terjangkit influenza A,” tandasnya.(ian/bua)





