Petugas UPT PMK Kota Malang saat melakukan pemadaman di Toko Furnitur dan Elektronik Ogan di Jalan Bondowoso Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (1/10) dini hari.( DOKUMEN UPT PMK KOTA MALANG)
MALANGTREND.ID – Kebakaran melanda Toko Furnitur dan Elektronik Ogan di Jalan Bondowoso, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (1/10) dini hari. Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan area bangunan seluas sekitar 90 meter persegi.
UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Satpol PP Kota Malang menerima laporan dari warga sekitar pukul 02.55 WIB. Tak lama berselang, empat unit mobil pemadam beserta 13 personel langsung diterjunkan ke lokasi.
Kepala UPT PMK Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, tim tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung memprioritaskan penyelamatan penghuni yang dilaporkan masih berada di dalam bangunan.
“Tim kami tiba di TKP sekitar pukul 03.00 WIB. Kami mendapatkan informasi ada penghuni terjebak, langsung melakukan penyisiran untuk evakuasi,” ujar Pandu.
Karyawan Shift Malam Berhasil Diselamatkan
Petugas langsung melakukan penyisiran sekaligus membuka akses evakuasi. Seorang karyawan shift malam bernama Farid Efendi (20), warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
“Petugas langsung melakukan size up dan menyisir akses masuk untuk mengevakuasi satu orang korban atas nama Farid Efendi (20), warga Tirtoyudo Kabupaten Malang, yang merupakan karyawan shift malam, dilaporkan terjebak di dalam bangunan,” terang Pandu.
Korban mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis sebelum dibawa ke IGD RSSA Malang.
Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Setelah proses evakuasi selesai, petugas fokus melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar 90 menit dengan menggunakan kurang lebih 18.000 liter air.
“Operasi pemadaman dan pendinginan selesai sepenuhnya pada pukul 04.36 WIB setelah memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi api susulan. Diduga api bersumber dari korsleting listrik yang mengenai barang mudah terbakar,” tambah Pandu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan dan penyelidikan oleh pihak berwenang. (rex/jon)





