Turnamen e-sport menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-72 Universitas Negeri Malang (UM) yang diikuti oleh mahasiswa dan tendik.
MALANGTREND.ID – Suasana Aula Lantai 9 Gedung A19 Universitas Negeri Malang (UM) mendadak berubah jadi arena e-sport penuh adrenalin, Kamis (1/10). Sebanyak 107 peserta ikut ambil bagian dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan Dies Natalis ke-72 UM.
Yang bikin turnamen ini makin menarik, pesertanya bukan cuma mahasiswa. Sejumlah dosen dan tenaga kependidikan (tendik) juga ikut turun ke arena, menciptakan atmosfer kompetitif sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga kampus.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-72 UM, Prof. Triyanna Widiyaningtyas, mengatakan turnamen e-sport ini bukan sekadar ajang bermain game. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun jiwa kompetitif sekaligus menumbuhkan sportivitas di lingkungan kampus.
“Event e-sport ini adalah salah satu event olahraga. Jadi, kita harapkan event ini dapat menjadi satu bagian dari bagaimana warga UM, baik mahasiswa maupun tendik, mengasah jiwa sportivitas dan kompetisinya,” ujarnya.
Babak Penyisihan hingga Final Berlangsung Dua Hari
Turnamen digelar selama dua hari. Hari pertama diisi dengan babak penyisihan yang mempertemukan 14 tim mahasiswa serta delapan tim dosen dan tenaga kependidikan untuk memperebutkan tiket menuju fase berikutnya.
Sementara pada hari kedua, kompetisi berlanjut ke babak semifinal hingga grand final untuk menentukan tim terbaik.
Agar pertandingan berjalan lancar dan fair play, seluruh peserta diwajibkan memastikan perangkat bermain serta koneksi internet mereka dalam kondisi optimal sebelum pertandingan dimulai.
Jadi Ajang Mabar Sekaligus Bangun Kebersamaan
Menurut Prof. Triyanna, keikutsertaan dosen, tendik, dan mahasiswa dalam satu kompetisi menghadirkan suasana yang berbeda. Turnamen ini bukan hanya soal adu skill bermain game, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang lebih cair di lingkungan akademik.
“Kehadiran dosen dan tendik bersama mahasiswa menjadikan turnamen tidak sekadar ajang adu kemampuan bermain gim. Namun juga menjadi ruang interaksi yang mencairkan batas struktural di lingkungan kampus,” imbuhnya.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga tentang kesehatan dan kesejahteraan.
Melalui kompetisi yang sehat, para peserta didorong untuk membangun sportivitas, mengendalikan diri, serta memperkuat interaksi sosial di lingkungan kampus.
“Turnamen e-sport akhirnya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-72 UM yang tidak hanya mengedepankan persaingan, tetapi juga semangat kebersamaan dan nama baik almamater,” jelasnya. (hud/bua)





