MALANGTREND.COM – Sebanyak 540 finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 Tingkat SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Final OSN 2025 digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pembukaan dilaksanakan di Dome UMM, Selasa (7/10) kemarin.
Ketua Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, M.Si mengatakan proses seleksi dimulai sejak Mei 2025 lalu. Dimulai dari tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi, Semifinal dan Final (Nasional). “Final OSN ini puncaknya. Kami bekerjasama dengan UMM sebagai tuan rumah. 540 finalis merupakan delegasi dari 30 provinsi di Indonesia,” ujarnya.
Para finalis ini merupakan hasil seleksi dari 262.985 peserta. Artinya mereka yang lolos sebagai finalis merupakan peserta terbaik delegasi dari masing-masing provinsi. Mereka berkompetisi dari sembilan bidang lomba. Antara lain matematika, fisika, kimia, biologi, astronomi, informatika, kebumian, geografi dan sebagainya.
“Dan pada OSN tahun ini kami mempunyai bidang exhibisi Artificial Intellegence (AI). Di bidang ini ada 30 finalis utusan dari 14 provinsi,” ungkapnya. “Kami berharap melalui ajang OSN ini akan lahir generasi unggul dalam bidang sains, perilaku dan berjiwa nasionalis dalam pengabdian di Indonesia. Terima kasih dukungan dan kerjasama semua pihak, khususnya UMM yang bersedia menjadi tuan rumah,” sambungnya.
Penampilan Marching Band Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memeriahkan acara pembukaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Penampilan para mahasiswa ini menjadi pembuka acara. Dilanjutkan dengan parade kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Pembukaan OSN 2025 juga dimeriahkan Gita Surya Paduan Suara Mahasiswa UMM.
Wakil Rektor IV Bidang Riset, Pengabdian, dan Kerja Sama UMM Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D mengatakan, dari ajang bergengsi ini akan lahir banyak inovasi dan pemikiran cerdas. OSN bukan sekadar kompetisi tapi tentang kegembiraan, persahabatan dan menghargai orang lain. “Dari olimpiade ini akan melahirkan para pemimpin negeri yang akan memimpin 10-15 tahun lagi,” ucapnya.
Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si menekankan pentingnya OSN sebagai wadah aktualisasi diri bagi talenta muda Indonesia. Hal Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari aktualisasi atas pilihan talenta terbaik bangsa.
“Bangun sportivitas, bangun kejujuran, bangun kepatuhan terhadap aturan, dan yang terpenting bangun persaudaraan untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.(imm/lim)