MALANGTREND.COM – Satu per satu simpul kemacetan di Kota Malang mulai di tindak lanjuti Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Terbaru, salah satu titik kemacetan tepatnya di jembatan malik dalam sudah dimulai pengerjaannya.
Selasa (7/10) kemarin, Wali Kota Wahyu meninjau pengerjaan pelebaran Jembatan KH Malik Dalam, Dalam kesempatan tersebut, dia memastikan proses pemasangan tiang pancang yang ada sisi sebelah timur.
Dengan progres pengerjaan mencapai 20 persen dan melihat kondisi kemacetan di lokasi, Wahyu menyebut setelah pemasangan tiang pancang ini pengerjaan akan lebih banyak dilakukan pada malam hari.
“Kalau (pemasangan tiang pancang) ini memang harus dilakukan siang hari biar kelihatan. Kalau pekerjaan selanjutnya, dilakukan malam hari untuk menghindari kemacetan,” ujar Wahyu usai meninjau pengerjaan tersebut.
Ia sengaja mengecek proyek pelebaran jembatan senilai Rp 3,7 miliar ini lantaran lokasi tersebut sangat penting untuk kebutuhan masyarakat luas. Selama ini, pengendara yang melintasi jembatan itu harus bersabar terkena macet karena terjadi bottleneck atau penyempitan di titik jembatan tersebut.
Sehingga masyarakat setempat menyampaikan permintaan untuk melebarkan jembatan supaya kemacetan bisa berkurang. Wahyu berharap dengan dilebarkan lima meter kanan dan lima meter kiri, arus lalu lintas bisa lancar.
“Ini memang menjadi beban yang sangat tinggi sekali. Orang-orang yang mungkin dari dalam kota mau ke Tajinan, Bululawang, kemudian daripada belok kiri lewat Pasar Gadang karena macet, akhirnya rata rata mereka lewat sini. Nanti kalau ini selesai, Pasar Gadang selesai, insya Allah kemacetan selesai,” yakin Wahyu.
Selama pekerjaan pelebaran jembatan tersebut, Wahyu juga akan tetap mengatur arus lalu lintas di titik tersebut. Terutama di jam-jam sibuk, seperti pagi dan sore. “Tetap akan kami atur, meski akan berdampak. Tetap ada pengaturan lalu lintas karena kami juga kerjasama dengan Lantas Polresta Malang Kota,” tutup dia. (ian/aim)