MALANGTREND.COM, MALANG – BPR Tugu Artha Sejahtera akan segera mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp 35 Miliar terhitung pada tahun 2027 mendatang. Dengan modal sebesar itu, maka BPR Tugu Artha akan mengelola modal sebesar Rp 50 miliar, setelah sebelumnya telah disuntik Rp 15 miliar.
Penyertaan modal itu telah dilaporkan oleh Pansus DPRD Kota Malang saat rapat paripurna yang digelar pada Rabu (29/10) kemarin. Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menegaskan, saat modal sebesar itu mulai digulirkan, maka pihaknya akan langsung melakukan pengawasan dan pemantauan.
SIMAK: Para anggota DPRD yang menjadi peserta rapat paripurna
menyimak dengan seksama laporan hasil pembahasan pansus
“Kami akan pantau di tahun pertama, penyertaan modal itu seperti apa progresnya, seperti apa growth-nya (pertumbuhannya). Kalau memang tidak mampu, yang penting di dalam Perda sudah ada otak atau wadahnya dulu, baru kami akan rigid-kan (diperkuat) selanjutnya,” tegas Mia, sapaannya usai paripurna.
Dengan penyertaan modal itu, Mia berharap BUMD milik Pemkot Malang itu bisa memberikan program yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus juga memberikan kontribusi yang positif terhadap penerimaan kepada pemerintah daerah.
Selama ini, kontribusi BPR Tugu Artha kepada PAD relatif masih kecil, yakni sekitar Rp 50 juta hingga Rp 70-an juta. Selama ini mengelola modal sebesar Rp 15 miliar, tingkat kredit macet juga masih cukup tinggi dengan berkisar 20 persen. Mia berharap kinerja BPR Tugu Artha bisa ditingkatkan.
PARIPURNA: Penyertaan modal Rp 35 miliar kepada BPR Tugu Artha Sejahtera diputuskan
dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kota Malang Rabu (29/10).
“Saya sepakat kalau modal ini bisa berimbas pada kinerja dan tambahan sasaran oleh BPR Tugu Artha ke depannya,” harap dia.
Mia pun mengapresiasi adanya rekomendasi dari pansus kepada Pemkot Malang untuk menggeser payroll atau honorarium untuk tenaga PPPK atau insentif kepada masyarakat, bisa dialihkan ke BPR Tugu Artha. Dengan begitu, Mia juga meyakini bisa menambah cashflow keuangan di BPR Tugu Artha “Ini supaya mereka bisa jalan. Misalnya itu sangat signifikan ada perputaran dan cashflow, saya sepakat kalau mau digeser ke BPR Tugu Artha. Tapi memindahkan ini juga perlu ada kebijakan dengan beberapa pihak,” tandasnya. (ian/aim)