MALANGTREND.COM, MALANG– Pemerintah Kabupaten Malang bakal membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan. Ide ini muncul dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi. Kepada MALANGTREND.COM, Mahila mengatakan rencana membentuk BUMD tersebut untuk mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat daerah.
“Saat ini kami masih berkomunikasi dengan DPRD Kabupaten Malang. Kami berharap apa yang kami usulkan dapat direspon dengan baik, lantaran ide ini tujuannya selain mendukung program ketahanan pangan, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ katanya, Rabu (29/10).
Mahila mengakui untuk membuat BUMD dibidang pangan bukan hal yang mudah. Harus ada beragam persiapan. Tapi demikian, pihaknya tidak akan menyerah, dan terus berjuang.
“Lantaran itu kami berkolaborasi dengan DPRD. Harapannya, DPRD segera menginisiasi Perda BUMD Pangan ini, Jika semuanya dibahas tahun ini, saya yakin tahun depan BUMD dapat berdiri,’’ tambahnya.
Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang ini menyebutkan, bahwa inisiasi pembentukan BUMD Pangan itu berangkat dari kondisi pangan Kabupaten Malang. Wanita berjilbab ini mengatakan, kondisi pangan di Kabupaten Malang sangat strategis di berbagai sektor. Mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan.
Hanya saja potensi yang ada belum maksimal. Sekalipun komoditas pangan di Kabupaten Malang dalam kondisi surplus. “Fungsi utama BUMD Pangan selain menjaga stabilitas harga, juga menjaga ketersediaan pasokan, serta menyerap hasil pertanian, peternakan dan perikanan lokal Kabupaten Malang,” ungkap Mahila.
Dia menguraikan, dengan adanya BUMD Pangan, ini memberikan kesempatan petani lokal untuk memasarkan produknya di Malang Raya. Bahkan bahan baku pangan yang BUMD tersebut dapat menjadi distribusi pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Malang.
“Sekarang SPPG di Kabupaten Malang mengambil bahan baku di tempat lain di luar Malang. Nah hal itu tidak boleh terjadi lagi, karena dengan kami memiliki BUMD Pangan, bisa memasok bahan baku langsung ke SPPG. Dengan demikian, kami yakin petani lokal pun bisa sejahtera,’’ tambahnya.
Disinggung apa saja yang harus dipersiapkan untuk berdirinya BUMD Pangan? Mahila menjelaskan dengan gambang. Pertama, adalah regulasi. Selain itu lahan untuk membangun kantor atau gedung BUMD, struktur organisasi, dan banyak lainnya.
“Namanya BUMD-nya yaitu Pangan Strategis Menuju Ketahanan Pangan di Kabupaten Malang atau disingkat Bunga Si Mantap. Sekarang sedang terus dibahas di Dewan. Semoga semuanya lancar, sehingga BUMD dapat segera didirikan,’’ pungkasnya. (ira/udi)