Diikuti 260 Kota/Kabupaten Kreatif, Dibuka di ‘Kota Agro Kreatif’ Batu
Malangtrend.com – Malang Raya akan menjadi lokasi penyelenggaraan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 pada 6-10 November mendatang. Kamis (6/11) hari ini Kota Batu bakal menjadi daerah pertama diselenggarakannya ajang nasional ini. Tak tanggung-tanggung, kegiatan selama lima hari tersebut akan diikuti 260 kota dan kabupaten kreatif dari berbagai daerah di Indonesia. Wali Kota Batu, Nurochman menyambut baik ajang tersebut.
“Tentunya kami sangat menyambut baik ICCF yang akan dilaksanakan di Malang Raya, dengan Kota Batu menjadi tempat pembukaan besok (hari ini, red). Tentunya partisipasi Kota Batu dalam ICCF menjadi momentum penting untuk mengubah pola birokrasi menuju kerja kolaboratif dan inovatif,” ujar Nurochman kepada Malang Posco Media, Rabu (5/11) kemarin.Sebagai tuan rumah, Kota Batu akan berusaha menerapkan pemikiran kreatif. Pasalnya kegiatan ini bisa terlaksana berkat kolaborasi lintas elemen mulai dari pemerintah, komunitas, pelaku usaha maupun kreatif hingga masyarakat.
“Dalam pelaksanannya besok (hari, ini), Taman Rekreasi Selecta dipilih sebagai lokasi pembukaan ICCF. Sebagai ikon wisata legendaris yang sahamnya dimiliki masyarakat, tempat tersebut dipilih sebagai pembuka bukan tanpa alasan,” bebernya.
Ia menerangkan bahwa Selecta memiliki sejarah panjang, bahkan pernah menjadi tempat singgah Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Hebatnya sampai saat ini tempat tersebut mampu berkembang menjadi tempat wisata dengan keindahan alamnya.
“Kemudian di hari kedua (7/11) Kota Batu akan tampil maksimal dalam menyajikan dua agenda utama bagi para peserta. Yakni City Tour dan Product Local Fest. Sebagai destinasi wisata unggulan, Kota Batu akan menampilkan rangkaian atraksi dan kunjungan yang tak akan dilupakan oleh para peserta. Serta akan memamerkan 17 subsektor ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Untuk city tour mulai dari wisata sejarah Selecta, mengunjungi sejarah Prasasti Sangguran, Kampung Kerukunan Umat Beragama, industri kerajinan tempe, agrowisata petik apel, pabrik apel hingga tempat oleh-oleh di Kota Batu.
Kemudian di sela kegiatan, peserta juga akan diajak menikmati Product Local Fest yang melibatkan 17 subsektor ekonomi kreatif. Di antaranya film, musik, seni pertunjukan, media broadcasting, periklanan, kuliner, kriya, desain, aplikasi, permainan dan lain sebagainya. “Dengan kolaborasi Malang Raya, Kota Batu optimistis gelaran ICCF 2025 akan memperkuat posisi daerah sebagai pusat pariwisata sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif dari Malang Raya untuk Indonesia,” imbuhnya.
Ketua ICCF 2025 Vicky Arief menyampaikan bahwa ICCF menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring, membangun kolaborasi, serta menyusun langkah kerja bersama antarwilayah kreatif di Indonesia. ICCF juga bertujuan menciptakan konektivitas yang solid di dalam jaringan Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
“Dari berbagai rangkaian kegiatannya para peserta akan berbagi ide, informasi, sekaligus menyepakati langkah kolaboratif yang berdampak luas. Khusus di Kota Batu, ICCF akan menampilkan potensi ekonomi kreatif berbasis agro. Mulai dari produk pertanian inovatif hingga wisata alam terpadu,” terangnya.
Lebih lanjut, melalui ICCF menjadi kesempatan emas bagi Malang Raya untuk memperlihatkan potensi budaya, inovasi, dan teknologi lokal. Harapannya, tamu yang datang bisa membawa pulang pengalaman positif dan berkesan. Bahkan kami ingin mendorong Jawa Timur menuju pengakuan UNESCO sebagai creative province.
Rangkaian kegiatan di Batu diawali pada 6 November 2025 dengan pembukaan ICCF dan peresmian Selecta Living Museum, sebuah transformasi warisan historis menjadi ekosistem pembelajaran kreatif. Keesokan harinya, 7 November 2025, akan digelar City Tour Agro Kreatif & Produk Lokal Fest yang menghadirkan tur pertanian, kuliner, wisata edukasi, hingga pameran UMKM dan karya kreatif. Agenda ini sekaligus menjadi pijakan menuju deklarasi Batu City of Gastronomy.
Di tanggal 8 November kegiatan berlanjut ke Kota Malang, tepatnya di Malang Creatif Center. Di sana akan digelar diskusi, launching Launching Logo Malang City of Media Art. Sedangkan pemberhentian terakhir pada 9 November di Kabupaten Malang dengan rute Boon Pring – KEK Singhasari – Candi Kidal. Ajang ICCF adalah ajang tahunan yang diprakarsai oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Ajang bertema “Nusantaraya: Dari Malang Raya untuk Nusantara” ini juga akan dihadiri oleh Wali Kota/Bupati, Gubernur Jatim dan beberapa Kementerian. ICCF 2025 juga akan menghadirkan lebih dari 1.000 delegasi dari 240 kota/kabupaten di Indonesia, 500 pelaku kreatif. Serta ribuan audiens umum dari Jawa Timur.(eri/lim/mtc)