Malangtrend.com – Arema FC harus kalah lagi di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Sabtu (8/11) sore. Tim Singo Edan kalah dalam laga penuh drama hingga akhir laga, yang diiringi dengan lima kartu merah yang dikeluarkan oleh wasit Yudi Nurcahya.
Arema FC yang tampil rapi di babak pertama, unggul dulu lewat Valdeci Moreira di menit 12. Lewat ketidaksiapan penjaga gawang Macan Kemayoran, eksekusi tendangan bebas pemain bernomor punggung 10 ini membuat Alfarizi dkk unggul 1-0. Babak pertama, meskipun Persija terus menyerang tak ada gol balasan.
Di babak kedua, Arema FC kena comeback cepat di awal babak. Saat anak asuh Marcos Santos ini belum siap, Eksel Runtukahu membuat dua gol dalam tiga menit. Pertama di menit 48 setelah menerima umpan dari sisi kiri pertahanan Arema. Gol kedua yang hanya berjarak dua menit, berawal dari crossing di sisi kanan yang dimaksimalkan lewat sundulan Eksel.
Situasi memanas jelang akhir laga. Di menit 84, Julian Guevara terkena kartu merah langsung. Delapan menit kemudian, giliran Jordi Amat dari Persija yang diusir keluar wasit setelah menerima kartu kuning kedua.
Situasi kian panas saat injury time memasuki menut 95. Berawal dari pelanggaran pemain Arema, bench Persija melakukan protes. Termasuk ketika Paulinho dicekik pemain tamu.
Situasi semakin panas ketika official dan pemain Arema di bench mendatangi sisi depan bench Persija. Situasi tegang akhirnya berlangsung selama hampir lima menit.
Dua official Persija, yakni asisten pelatih dan penerjemah dikartu merah. Begitu juga Andre Caldas yang terkena kartu merah akibat insiden tersebut. Sedangkan Paulinho dan Allano Brendon dikartu kuning.i
Upaya Arema FC untuk mengejar ketertinggalan pupus dan harus kalah 1-2, yang merupakan kekalahan keempat beruntun di kandang sendiri.
“Kami minta maaf ke Aremania, juga penonton yang ada di rumah. Terima kasih yang sudah datang. Tadi sempat ada masalah dengan official dan pemain Persija, tapi kita ini terkenal teman dekat namun berujung situasi panas,” kata Pelatih Arema FC Marcos Santos. (mtc/mpm)