Malangtrend.com – Arema FC kalah dari Persija ketika bertanding di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Sabtu (8/11) lalu. Gagal fokus di awal babak kedua ditengarai jadi penyebab utama Tim Singo Edan kembali menelan kekalahan di kandang sendiri.
Dalam laga tersebut, Arema FC sempat tampil solid di babak pertama. Bahkan, Alfarizi dkk unggul lebih dulu di menit 12 lewat eksekusi tendangan bebas Valdeci.
Usai tertinggal, tim tamu Macan Kemayoran berupaya menggempur pertahanan Arema FC. Hanya saja, anak asuh Marcos Santos ini tampil disiplin dan melakukan zona marking yang membuat Persija kesulitan mengembangkan permainan.
Situasi berubah di babak kedua. Persija langsung menggebrak pertahanan Arema FC sejak awal. Bahkan, hanya dalam waktu lima menit pertama, dua gol langsung tercipta.
Malahan, Eksel Runtukahu membuat dua gol hanya berjarak dua menit, di menit 48′ dan 50′. Situasi pun berbalik, Persija unggul atas Arema FC 2-1.
“Kami sudah bermain dengan semangat juang yang tinggi, kami ingin menang, tapi sayang di babak kedua kami kurang fokus,” kata Winger Arema FC Salim Tuharea.
Fokus para pemain belum sepenuhnya in layaknya babak pertama. Setelah gol pertama lawan tercipta, gol kedua pun terjadi dari proses yang nyaris sama. Persija membuat serangan dari sisi sayap. Bila pertama di kiri pertahanan Arema FC, gol kedua di sisi kanan pertahanan, yang berujung pada crossing dan dimaksimalkan Eksel.
“Itu pelajaran berharga buat kami, bahwa fokus itu harus penuh selama pertandingan,” paparnya.
Selain itu, Salim mengakui bila kelelahan melanda timnya. Hal itu pun dikatakan Marcos Santos sehari jelang laga. Ada beberapa pemain yang kelelahan dan dia melakukan sejumlah rotasi. Arema FC pun kalah waktu istirahat ketimbang lawan.
Sebelum pergi ke Malang, Persija terakhir bermain di Solo menjamu PSBS Biak pada Jumat (31/10/2025). Sementara, Arema baru saja bertandang ke markas Semen Padang pada Senin (3/11) lalu pulang ke Malang keesokan harinya dan hanya memiliki waktu efektif latihan dua kali di Malang.
“Ini pertandingan sulit, ini sulit bagi kami. Seperti kata pelatih, kami dari Padang ke sini, jarak pertandingan dekat, banyak pemain yang capek,” pungkasnya. (ley/jon/mtc)