Malangtrend.com – Ribuan warga tersenyum lebih lebar. Sebab, Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) senilai Rp 900 ribu dari pemerintah pusat, sudah mulai dicairkan. Di wilayah Malang, PT Pos Indonesia Cabang Malang menyalurkan kepada sebanyak 81.113 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yakni warga Kota Malang dan Kabupaten Malang sesuai wilayah kerjanya. Ribuan warga yang berhak mendapatkan pun langsung memadati kantor Pos Indonesia Cabang Malang di Jalan Merdeka, Kota Malang, Selasa (25/11) kemarin.
“Ini sudah berlangsung tiga hari, dimulai Sabtu kemarin. Cuma Sabtu kemarin itu mungkin banyak yang belum mendapatkan surat undangan, jadi baru banyak yang hadir hari ini (kemarin). Saat ini sudah tersalurkan sekitar 10 persen atau 8.213 KPM,” ungkap Deputi KCU Pos Indonesia Cabang Malang Bambang Sulistyono, kemarin.
Disampaikan Bambang, penyaluran BLTS Kesra di periode akhir November ini merupakan Batch 1 atau penyaluran tahap pertama. Selanjutnya akan ada Batch 2 yang diagendakan bakal dimulai pada Desember nanti. Untuk Batch 1 dengan sasaran sebanyak 81.113 KPM ditargetkan bisa rampung hingga 30 November nanti.
Teknis penyaluran di Kantor Pos Cabang Malang, dibagi per harinya untuk beberapa kelurahan tertentu. Pada Selasa kemarin, disalurkan kepada sebanyak 3.368 KPM yang ada di wilayah Kecamatan Sukun.
“Yaitu untuk Kelurahan Tanjungrejo, Kelurahan Kebonsari, Kelurahan Bandulan, Kelurahan Karangbesuki dan Kelurahan Bakalan Krajan. Besok (hari ini, red) beda lagi,” sebut Bambang.
Agenda selanjutnya, penyaluran BLTS Kesra menyasar sejumlah kelurahan yang ada di Kecamatan Klojen. Yakni seperti Kelurahan Sukoharjo, Kelurahan Kasin, Kelurahan Kauman, Kelurahan Oro Oro Dowo, Kelurahan Klojen, Kelurahan Rampal Celaket, Kelurahan Samaan, Kelurahan Kidul Dalem, Kelurahan Bareng, Kelurahan Gadingkasri dan Kelurahan Penanggungan.
“Totalnya Kecamatan Klojen sebanyak 3.339 KPM. Besoknya lagi, beda kelurahan lagi,” tambah dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, BLTS Kesra ini diberikan untuk masyarakat di Desil 1 hingga Desil 4. Tiap KPM mendapatkan Rp 900 ribu untuk tiga bulan, yakni Oktober, November dan Desember.
Penyaluran BLTS Kesra ini sebenarnya melalui bank-bank Himbara (Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia/BSI). Namun bagi mereka yang tidak memiliki rekening, bisa langsung mengambil secara tatap muka melalui PT Pos Indonesia.
“Persyaratan untuk mengambil cuma membawa SP (Surat Pemberitahuan) atau surat undangan dan KTP. Jadi cepat dan tidak sulit,” tutur Bambang.
Apabila ada warga yang belum sempat atau berhalangan hadir sesuai jadwal kelurahannya, ditegaskan Bambang tetap bisa mendapatkan bansos tersebut.
Terutama untuk warga yang benar-benar berhalangan seperti sakit, lansia yang kesulitan bepergian dan sebagainya. Bisa mengambil di lain hari atau bisa juga diantarkan langsung uang tunainya kepada yang bersangkutan.
“Sebaiknya sih mengambil sesuai jadwal agar tidak menumpuk dan kacau di depan bagi yang berhalangan hadir. Jangan khawatir kalau ada yang sakit, bisa lapor dan kami yang akan mendatangi. Nama-nama yang perlu didatangi akan kami catat. Misalnya seperti lansia, kondisinya tidak memungkinkan dan berhalangan hadir itu bisa kami datangi,” tandasnya. (ian/van/mtc)