Malangtrend.com, Malang – Aksi penjambretan disertai ancaman senjata tajam menggegerkan warga Perumahan Jalan Danau Bratan Timur VI, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Minggu (30/11) pagi kemarin. Dua pelaku berboncengan motor terekam jelas kamera CCTV saat merampas gelang emas milik seorang emak-emak yang tengah berjalan menuju pasar.
Ketua RW 11 Moh Hanafia menceritakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.49 WIB. Saat itu ia bersama sejumlah warga tengah melayat di salah satu rumah warga, ketika tiba-tiba terdengar teriakan histeris seorang perempuan.
“Begitu mendengar jeritan, kami refleks berlari mendekat. Tapi saat mendekat, dua pelaku yang naik motor justru tancap gas sambil mengacungkan celurit ke arah warga,” ujarnya saat ditemui Malang Posco Media, kemarin.
Karena takut aksi nekat pelaku menggunakan sajam yang dibawa, warga hanya bisa mengejar sambil menjaga jarak. Warga melihat kedua pelaku melesat ke arah Jalan Raya Ki Ageng Gribig.
Menurut Hanafia, korban bukan warga setempat, melainkan warga kampung sebelah yang melintas bersama temannya menuju Pasar Minggu Velodrome.
“Korban masih syok. Ia mengaku gelang emasnya ditarik paksa. Pelaku yang dibonceng turun dari motor, mendorong korban sampai jatuh, lalu merampas gelangnya,” jelasnya.
Warga kemudian mengecek rekaman CCTV dan mendapati aksi kedua pelaku yang mengendarai motor matik. Usai beraksi, pelaku kabur dengan kecepatan tinggi.
Karena korban belum dapat memberikan keterangan lengkap, pihak RW hanya bisa melaporkan kejadian itu ke Bhabinkamtibmas. Selanjutnya, pihak warga juga sudah membantu mengamankan korban dan mengantar ke rumahnya.
“Kami belum tahu apakah korban sudah melapor ke polisi. Tapi kejadian ini sudah saya laporkan ke Bhabin,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak RW telah mengedarkan imbauan keamanan melalui grup WhatsApp (WA) warga. Hanafia menyampaikan bahwa ada kejadian ini sebagai pengingat, agar warga tidak mengenakan perhiasan yang mencolok.
“Kami minta warga berhati-hati, jangan memakai perhiasan mencolok saat aktivitas pagi hari,” ujarnya.
Informasi yang diterima Malang Posco Media menyebut, pelaku dengan ciri serupa diduga juga beraksi di wilayah Genitri, Kelurahan Cemorokandang. Informasi yang beredar, kejadian serupa tersebut, tidak lama setelah kejadian di Danau Bratan Timur VI.
Kapolsek Kedungkandang AKP M. Roichan membenarkan, pihaknya telah menerima informasi tersebut dan bergerak melakukan penyelidikan. Hingga sore hari setelah kejadian, pihaknya belum menerima laporan secara resmi.
“Kami akan mendatangi lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV. Kami juga mengimbau korban untuk segera melapor agar proses penyelidikan bisa berjalan maksimal,” tegasnya. (mpm/mtc)