Pelunasan Bipih Tunggu Hasil Istitoah
Malangtrend.com, Malang – Kuota Calon Jemaah Haji (CJH) reguler tahun 2026 telah ditetapkan. Malang Raya mendapat kuota tambahan. Jumlahnya berbeda masing-masing wilayah. Kota Malang mendapat tambahan sekitar 200 orang menjadi 1.176 CJH. Tapi setelah diverifikasi yang berhak lunas Bipih hanya 1.090 CJH. Kabupaten Malang yang berhak lunas 2.113 CJH. Sedangkan Kota Batu mendapat kuota tambahan 9 orang jadi 129 CJH. Total kuota Malang Raya tahun 2026 sebanyak 3.332 CJH.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang Subhan menjelaskan, sesuai data, ada sebanyak 1.090 CJH yang berhak lunas untuk periode haji pada 2026 nanti. Jumlah itu sudah termasuk dengan hasil penambahan kuota yang ada di Jawa Timur beberapa hari lalu.
“Data itu sudah termasuk yang tambahan. Jadi kuota Kota Malang itu sebenarnya tiap tahun rata rata ya sekitar 900-an, lalu ada tambahan itu, jadinya 1.176 CJH untuk porsinya. Nah bertambah 200 itu sangat banyak lho kalau dibandingkan daerah lain. Dari 1.176 itu kemudian diverifikasi, jadi yang berhak lunas 1.090 CJH itu,” terang Subhan saat dikonfirmasi, Minggu (30/11).
Soal pelunasan, Subhan mengatakan yang melakukan pelunasan Bipih diakuinya masih sedikit sejak dibukanya masa pelunasan pada 24 November lalu. “Untuk sistem Siskohatkes-nya ini masih belum selesai input. Jadi banyak yang belum bisa melakukan pelunasan. Tapi ya ada sedikit saja yang sudah pelunasan. Untuk data pastinya saya belum cek,” terang Subhan.
Disampaikan Subhan, untuk pelunasan tersebut bisa dilakukan melalui Bank Penerima Setoran (BPS) tempat jemaah sebelumnya melakukan setoran awal. Setelah periode tahap pertama selesai, masih ada tahap dua yang prioritas diberikan kepada jemaah yang gagal melakukan pelunasan tahap pertama, pendamping lansia, penyandang disabilitas dan pendampingnya, jemaah terpisah dari mahram atau keluarga, serta jemaah cadangan.
Apabila ada pertanyaan atau masih bingung, calon jemaah haji atau masyarakat bisa mendatangi loket pelayanan haji dan umrah di kantor Kemenag Kota Malang “Pelunasan tahap dua, insyaAllah tanggal 2 Januari sampai 9 Januari 2025,” sebut dia.
Para calon jemaah haji yang berhak melakukan pelunasan, adalah mereka yang sudah selesai melakukan pemeriksaan kesehatan atau istitoah kesehatan. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan adalah wajib dan pelaksanaannya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Malang.
Pelaksana Seksi Penyelanggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang Romdloni Suryono menjelaskan CJH asal Kabupaten Malang yang berhak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BiPIH) tahun 2026 Masehi/ 1447 Hijriah sebanyak 2.113 orang.
Dari 2.113 CJH Kabupaten Malang yang berhak melunasi BiPIH 2026, rinciannya tiga sudah lunas, 2.110 belum lunas, dan sebanyak 22 istitoah. Masih ada waktu bagi 2.110 CJH untuk melakukan pelunasan BiPIH pada tahap I hingga 23 Desember 2025 mendatang.
“Jumlah CJH Kabupaten Malang yang berhak melunasi BiPIH 2026 sebanyak 2.113 orang. Progres pelunasan per 28 November terdapat tiga CJH yang sudah lunas, 2.110 belum lunas, dan sebanyak 22 istitoah,” urai Romdloni kemarin. Ia menambahkan, Pelunasan tahap I sejak 24 November lalu sampai dengan 23 Desember 2025 mendatang.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Batu Basuki menjelaskan untuk Kota Batu jemaah reguler sebanyak 129 jemaah, terdiri 127 reguler dan 2 jemaah prioritas lansia. “Tahun 2026 untuk CJH Kota Batu sebanyak 120 kuota. Namun dalam perjalanannya mendapat tambahan sembilan sehingga menjadi 129 CJH,” ujar Basuki kepada Malang Posco Media, Minggu (30/11) kemarin.
Sementara untuk penetapan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 1447 H/ 2026 M telah disepakati oleh Panja Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah pada 29 Oktober 2025 lalu. “Untuk BPIH tahun 2026 sebesar Rp 87.409.365. Turun Rp 2 juta dari tahun 2025 sebesar Rp 89.410.258,” imbuhnya.
BPIH senilai Rp 87.409.365 tersebut tidak sepenuhnya dibayarkan. CJH cukup membayar Rp 54.193.807. Sedangkan merupakan nilai manfaat dari imbal hasil pengelolaan oleh BPKH. “Sementara untuk pelunasan, kami masih menunggu hasil istitoah (cek kesehatan, red). Mudah-mudahan besok sudah ada hasil cek kesehatan sehingga CJH bisa segera melakukan pelunasan,” pungkasnya. (mpm/mtc)