Malangtrend.com – Potensi Malang sebagai destination wedding masih terbuka lebar. Dimana pesta pernikahan digelar di venue yang nuansanya di konsep sesuai selera dan lebih intimate atau private. Inilah yang kini sedang tren.
Salah satunya ditawarkan Araya Arcade Garden yang mengusung view venue seperti suasana pedesaan di Switzerland.
Sales & Marketing Araya Arcade Garden, Wulan Fajerin Rahayu menjelaskan pihaknya menawarkan konsep wedding dengan view garden. Ada dua spot yang dihadirkan, yakni indoor dengan kapasitas 100 pax dan outdoor dengan kapasitas 400 pax.
“View yang sangat menarik dan sangat dicari oleh para tamu di Araya Arcade Garden adalah sunsetnya. Terutama di musim kemarau. Ini yang membuat wedding di Araya Arcade Garden jadi lebih spesial,” beber wulan.
Tren Destination Wedding juga diakui para pengusaha Wedding Organizer (WO). Owner Kisah Kita Wedding Organizer, Aloysius Anggiata menjelaskan konsep destination wedding bukan sekadar permintaan pasar saja.
Namun, ia menjelaskan ini sudah berkembang menjadi ide yang diminati oleh masyarakat, khususnya yang sedang menapak usia menikah.
“Intimate wedding sudah berkembang sejak setelah pandemi. Namun kemudian berkembang. Tidak hanya di kampung halaman, tapi venue yang punya value lebih, unik, dan jadi jujugan wisata. Bali yang selama ini jadi kiblat. Tapi Malang juga tidak kalah. Punya keunikan, venue oke, budget lebih terjangkau. Ini adalah cara yang solutif. Jualan tidak dengan cara konvensional, tapi lebih kreatif,” papar Aloysius saat ditemui di event Araya Arcade Garden Serenity: A Destination Wedding Showcase yang digelar Sidorabi dan KisahKita Wedding Organizer, Jumat-Minggu, 5-7 Desember.
Owner Sidorabi Wedding Organizer, Kiki Indah Permata juga menjelaskan bahwa saat ini industri WO harus selalu jeli melihat tren. “Apalagi di Malang. Dengan semakin bertambahnya venue yang memiliki value dan keunikan tersendiri, Malang semakin menjanjikan untuk menjadi destination wedding. Tak hanya untuk market lokal dan nasional, tetapi juga internasional seperti halnya Bali,” pungkas Kiki. (ica/van)