Malangtrend.com – Program Studi Visual Communication Design (VCD) Universitas Ma Chung menggelar Pameran Akhir Semester (PAS). Bertema Funky Fusion. Diselenggarakan selama tiga hari, mulai 16-18 Desember 2025 di Gedung Bhakti Persada Universitas Ma Chung.
Ketua Program Studi Visual Communication Design Universitas Ma Chung Sultan Arif Rahmadianto, S.Sn., M.Ds mengatakan, PAS ini menjadi ajang ekspresi kreativitas mahasiswa. Sekaligus bentuk apresiasi terhadap karya-karya mereka yang dihasilkan melalui proses pembelajaran selama satu semester.
Pameran ini juga menjadi wadah pertemuan antara sivitas akademika universitas dan masyarakat umum untuk menikmati karya seni serta saling bertukar pikiran. “Melalui kegiatan ini, terbangun dialog antara dunia pendidikan dan masyarakat mengenai perkembangan visual serta kreativitas generasi muda,” katanya.
Dia menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, PAS menjadi momen perayaan bagi sivitas akademika program studi Visual Communication Design. “Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Pameran ini merupakan bentuk apresiasi terhadap proses pembelajaran serta capaian yang telah diraih selama satu semester,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sejak awal berdirinya, program studi Visual Communication Design Universitas Ma Chung berkomitmen menghadirkan proses pendidikan yang menyenangkan dan bermakna selama masa studi mahasiswa.
Melalui karya-karya yang dipamerkan, mahasiswa program studi Visual Communication Design Universitas Ma Chung menunjukkan kreativitas mereka dalam mengolah bentuk, warna, serta komposisi untuk menciptakan visual yang ekspresif dan komunikatif. “Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses akademik dapat berjalan seiring dengan kreativitas, kolaborasi, dan perayaan yang menyenangkan,” ungkapnya.
Keunikan pameran ini semakin terasa melalui keterlibatan seluruh mahasiswa dan dosen program studi Visual Communication Design yang tampil nyentrik dengan kostum cosplay untuk memeriahkan suasana, sejalan dengan tema perayaan kreativitas ini “Funky Fusion.”
Funky mencerminkan semangat bermain dan bereksperimen yang bebas dari kekakuan. Sementara Fusion menandai pertemuan ide, medium, dan gaya visual yang beragam. “Perpaduan keduanya menciptakan atmosfer yang penuh warna, hidup, dan mencerminkan identitas kreatif yang sedang tumbuh,” ungkap Sebastian Arthur Santoso selaku Ketua Pelaksana pameran.
Tidak hanya menghadirkan pameran karya, dalam rangkaian acara pameran akhir semester ini juga diselenggarakan seminar bertajuk “From Zero to Hero: Bangun Personal Branding yang Bikin Kamu Jadi Incaran.” Seminar ini menghadirkan Daru Redono, seorang profesional graphic designer dan ilustrator.
“Melalui sesi ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari pentingnya personal branding serta berbagai faktor yang memengaruhinya dalam dunia kreatif profesional,” pungkasnya.(imm/lim)