Malangtrend.com – Anomali terjadi di tim Arema FC di tahun 2025 ini. Setelah menjadi tim kandidat fairplay pada kompetisi 2024/2025, Tim Singo Edan menjelma jadi tim ‘kotor’ dan paling banyak menerima kartu pada kompetisi musim ini yang bernama BRI Super League 2025/2026. Khususnya sampai pekan 15 pekan lalu.
Musim lalu, pada paro musim, Arema FC bersih dari kartu merah. Bahkan sampai pekan ke-20 bersama PSM Makassar, Alfarizi dkk di daftar teratas tim paling sedikit menerima kartu. Sampai akhir musim, Arema FC hanya dua kali mendapatkan kartu merah. Itu pun sudah mendekati kompetisi buyar yang didapatkan Hamzah Titofani dan Alfarizi.
Musim ini, enam kartu merah sudah dikumpulkan Arema FC. Diawali dari Yann Motta, lalu beruntun Betinho, Julian Guevara, Bayu Setiawan, Matheus Blade dan kembali Julian Guevara.
Proses kartu merah tersebut, dua di antaranya setelah pemain menerima dua kartu kuning. Sedangkan empat lagi mendapatkan kartu merah langsung. Secara keseluruhan, selain enam kartu merah, Arema FC juga sudah mengoleksi 36 kartu kuning. Untuk ranking tim fairplay, kini Arema FC terjerembab di posisi 17, hanya lebih baik dari Persijap.
Dampak dari kartu merah tersebut, beberapa pemain mendapatkan ‘bonus’ hukuman dari Komdis PSSI. Alhasil, mereka absen lebih lama yang tentu saja merugikan tim karena nyaris tak pernah full team hingga pekan 15.
Pemain seperti Bayu Setiawan absen dalam empat laga karena kartu merah. Julian yang dua kali mendapatkan kartu merah pun juga sudah absen dalam empat laga.
Terkait hal ini, Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui pasti melakukan evaluasi. Bukan hanya ketika akumulatif kartu merah Arema FC sangat tinggi. Tapi, semenjak beberapa pekan lalu ketika dalam satu laga ada dua pemain harus diusir keluar lapangan, juga ketika dalam satu laga delapan kartu kuning didapatkan pemainnya.
“Saya selalu menekankan, terkait kartu kuning atau kartu merah. Saya meminta pemain untuk lebih berhati-hati. Apalagi terkadang wasit kan sangat mudah memberikan hukuman. Jadi ini membuat kami harus menekankan terus pada pemain agar berhati-hati di lapangan,” ujar dia. (ley/jon/mtc)