Skip to main content

Malang Trend

Jalur Jarak Ijo ke Jemplang Bakal Satu Arah

Malangtrend.com – Guna mengantisipasi kemacetan serta sering terjadi kecelakaan lalu-lintas di jalur Gunung Bromo, di Dusun Jarak Ijo menuju ke Bromo Hillside yang ada di Jemplang rencana akan dibuat satu jalur. Hal ini diungkapkan Camat Poncokusumo Didik Agus Mulyono S.P, M.AP kepada Malang Posco media.

“Kita berupaya untuk mencarikan alternatif jalan yang selama ini tidak bisa kita perlebar karena ada jurang yang terlalu dalam untuk menuju ke Bromo Hillside sehingga sehingga dengan Pak Kades, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru termasuk Dinas Bina Marga kita upayakan untuk mencari jalan alternatif,” kata Didik Agus Mulyono saat ditemui di Bromo Hillside, Senin (29/12), kemarin siang.

Diakui akses jalan sekarang ini sangat sempit dan tidak bisa diperlebar lagi karena di sisi kanan ada jurang yang sangat dalam dan di sisi kiri ada makam dan punden. Padahal arus lalu-lintas menuju ke arah wisata Gunung Bromo sangat padat.

“ Insya Allah tahun 2026 kita upayakan sudah selesai, termasuk jalan tembus one way yang kita rencanakan tahun 2026 dari Jemplang ke Jarak Ijo untuk jalan turun. Pak Bupati akan meningkatkan status jalan dari jalan desa menjadi jalan kabupaten sehingga bisa dilakukan pembiayaan untuk peningkatan jalan,’’ kata Didik Agus Mulyono didampingi Kades Ngadas Mujianto.

Menurutnya, jarak dari Jemplang ke Jarak Ijo sekitar lima kilometer.  Sehingga dengan ditingkatkan jalan tersebut harapannya nanti jalannya bisa mulus, bisa mengurai kepadatan arus lalu-lintas dari dan ke Bromo Tengger Semeru serta meminimalisir laka. Serta yang paling penting bisa meningkatkan animo wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke arah Bromo Tengger Semeru. Juga berdampak pada perekomomian masyarakat baik itu UMKM dan destinasi wisata yang ada di kawasan Bromo Tengger Semeru.

“Jalan utama yang sekarang ini untuk akses naik saja sedangkan ke Jarak Ijo untuk akses turun,” pungkasnya. (jon)