UB Ikut Kelola Transmart Segera Diwujudkan
Malangtrend.com – Mal Transmart Malang segera bertransformasi. Pengelolaannya bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (UB). Dalam waktu dekat Transmart berubah konsep menjadi mal dengan integrasi konsep hiburan yang edukatif.
Rencananya, kolaborasi pengelolaan dengan UB akan direalisasikan tahun ini juga. Hal itu disampaikan Store General Manager Transmart Malang La Syahrin kepada Malang Posco Media saat dikonfirmasi belum lama ini.
Dia mengakui manajemen Transmart Malang melakukan kolaborasi manajemen dengan UB. Dengan tujuan mengoptimalisasi pengelolaan mal tersebut.
“Ada kolaborasi manajemen kami dengan UB tepatnya dengan PT BMU (Brawijaya Multi Usaha). Tujuannya optimalisasi berkelanjutan. Dengan ini kami melakukan pengelolaan Transmart bersama-sama,” papar Syahrin.
Dijelaskannya realisasi nyata bentuk kerjasama pengelolaan Transmart Malang dengan PT BMU UB ini akan dilakukan sepanjang tahun 2026 ini.
Secara garis besar, Syahrin menjelaskan bahwa pengelolaan mal yang terletak di Jalan Veteran ini akan berubah konsep. Dengan kerjasama ini, Transmart Malang akan beroperasi dengan konsep bisnis mengedepankan hiburan dan edukasi.
“Untuk saat ini secara garis besar dari hasil diskusi kami, pada prinsipnya secara konsep bisnis kita akan mengintegrasikan ruang hiburan dengan ruang edukatif yang produktif untuk stakeholder di UB,” papar Syahrin.
Hanya saja untuk detail dari konsep pengelolaan ini, dia belum bisa menjabarkannya. Hal ini nantinya dapat dilihat jelas saat realisasi atau saat bisnis nyata dilaksanakan. Dan juga masih akan melihat kondisi bisnis wilayah setempat kedepan.
Syahrin menegaskan harapan dari perubahan konsep pengelolaan Transmart Malang ini bisa membangun ruang publik yang ramah dan menyenangkan untuk semua kalangan.
“Detailnya akan lihat perkembangan lagi selama proses berjalan. Kami berharap tetap pada visi misi kami bersama yaitu membangun ruang yang ramah dan menyenangkan untuk semua kalangan masyarakat di Malang Raya,” kata Syahrin.
Sebelumnya Direktur Utama PT BMU Edi Purwanto sempat menyampaikan komunikasi dengan pengelola Transmart Malang sudah dilakukan sejak pertengahan 2024 lalu. Dia mengakui rencana pengelolaan bersama memang sudah mengarah pada satu konsep.
Dan dikatakannya, PT BMU memutuskan menjalin kerjasama karena melihat potensi “captive market” dari besarnya jumlah mahasiswa di Kota Malang.
“Ada potensi yang bisa ditangkap ‘captive market’ dari 70 ribu mahasiswa UB yang ada. Dan posisi Transmart juga sangat dekat dengan UB, sehingga bisa menyedot konsumen dari kalangan mahasiswa juga masyarakat umum,” papar Edi saat dikonfirmasi awak media. Diharapkannya melalui kerja sama ini, ekosistem bisnis dan juga edukasi bisa berkembang secara inovatif di Kota Malang. (ica/van/mtc)