Malangtrend.com – Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari mendatang bakal mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka puncak rangkaian peringatan Harlah 1 Abad NU tersebut. Hal tersebut merupakan salah satu hasil rapat terbaru yang digelar oleh panitia beberapa waktu lalu.
Dengan tamu undangan khusus serta jumlah peserta yang sangat besar, beragam hal telah dipersiapkan untuk menyukseskan kegiatan dari PWNU Jawa Timur tersebut. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Panitia Lokal sekaligus Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Rabu (21/1) kemarin.
“PWNU sudah mengajukan untuk nanti yang membuka terkait dengan Mujahadah Kubro-nya ini adalah Bapak Presiden. Kami sekarang tinggal memastikan persiapannya, karena peserta naik terus, sampai akhirnya kemarin kurang lebih sampai dengan 100 ribu peserta rencananya,” ungkap Wahyu, disela menutup Rapat Akhir Tahun KPRI Gajayana di Hotel Pelangi, kemarin.
Untuk kesiapan terbaru, Wahyu menyebut sejumlah lokasi telah ditetapkan sebagai tempat singgah atau maktab jemaah nantinya. Lokasinya tersebar di beberapa tempat yang tidak terlalu jauh dari tempat acara. Semua diatur secara rinci, tidak hanya lokasi maktab, tapi juga jam kedatangannya.
“Jam-jamnya datang dan perginya sudah kami atur supaya tidak membentur. Kemudian ada drop zone-nya juga kami atur, tidak menyatu. Nah, kami menggunakan sekolah-sekolah yang ada di sekitar ini, fasilitas dari TNI, dari perguruan tinggi yang ada di ini, kami akan manfaatkan,” sebut Wahyu.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, tidak dipungkiri Wahyu, sedikit banyak akan mempengaruhi aktifitas masyarakat, khususnya yang berada di dekat dengan acara. Ia memohon maaf jika nantinya kegiatan tersebut akan sedikit mengganggu masyarakat, namun pihaknya tetap mempersiapkan dan mengantisipasi semuanya dengan yang terbaik. (ian/aim/mtc)