Malangtrend.com – Arema FC belum menutup pergerakan di bursa transfer paro musim BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Singo Edan itu masih membuka peluang mendatangkan pemain baru, termasuk pemain asing, demi memperkuat skuad pada putaran kedua.
Selain dikaitkan dengan striker Borneo FC Joel Vinicius, Arema FC juga mulai memperhitungkan kebutuhan di sektor lain. Salah satu yang menjadi perhatian adalah lini belakang, menyusul absennya bek asing Luiz Gustavo yang dipastikan menepi hingga akhir musim.
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui, bahwa pihaknya masih terus memantau dinamika pasar transfer. Menurutnya, peluang menambah pemain tetap terbuka jika dinilai sesuai dengan kebutuhan tim.
“Jadi para pemain ini mungkin segera tiba. Kami masih memantau pasar, dan jika perlu, kami mungkin akan mendatangkan pemain dari luar,” ujar Marcos Santos.
Pelatih asal Brasil itu menyebutkan, proses perekrutan di tengah musim bukan perkara mudah. Oleh karena itu, Arema FC memilih bersikap realistis dengan terus melihat situasi yang berkembang. Baik dari sisi kebutuhan teknis maupun kesiapan manajemen.
“Ini juga tergantung situasi di manajemen. Kami melihat apakah pemain itu cocok, apakah dibutuhkan di lini depan atau di lini belakang,” jelasnya.
Saat ditanya lebih spesifik mengenai posisi yang akan diperkuat, Marcos Santos enggan menyebutkan secara gamblang. Ia menilai, menyebut posisi terlalu dini justru bisa berdampak pada kondisi psikologis pemain yang sudah ada di dalam tim.
“Kami bergantung pada apa yang tersedia di pasar. Sulit untuk merekrut pemain di tengah musim seperti sekarang, tapi kami terus memantau. Bos juga memperhatikan agar kami bisa mendatangkan pemain terbaik untuk memperkuat tim. Posisi jangan dibicarakan dulu, kasihan juga pemain yang lama. Nanti pasti kami cari sesuai kebutuhan,” tambah Marcos.
Arema FC sendiri masih aktif melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim di putaran pertama. Kehilangan Luiz Gustavo di lini belakang membuat opsi tambahan pemain bertahan menjadi salah satu pertimbangan, selain kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas lini depan. Dengan sikap terbuka di bursa transfer, Singo Edan berharap bisa menambah kekuatan yang tepat guna menghadapi persaingan ketat di putaran kedua dan memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2025/2026. (ley/jon/Mtc)