Malangtrend.com – Pemain anyar Arema FC Gustavo Franca tidak mempermasalahkan perannya yang kerap dipasang sebagai pemain nomor 11 atau winger kiri. Gelandang asal Brasil tersebut merasa tetap nyaman karena posisi tersebut sesuai dengan karakter permainannya, sekaligus memberinya ruang untuk tetap fleksibel saat pertandingan berjalan.
Dalam skema permainan Arema FC dua laga terakhir, Gustavo Franca bisa memulai laga dari sisi sayap sebagai pemain nomor 11. Namun, dalam situasi tertentu, ia juga dapat bergeser ke peran nomor 10 sebagai attacking midfielder atau playmaker untuk mengatur ritme serangan tim membantu kinerja Arkhan Fikri.
Franca menegaskan, komunikasi yang baik dengan pelatih membuatnya cepat beradaptasi dengan peran tersebut. Ia pun merasa kepercayaan diri tim terus meningkat jelang laga berikutnya. “Saya berbicara dengan pelatih, dan pekan ini sangat bagus. Kami percaya diri meraih kemenangan. Saya benar-benar merasa seperti di rumah, merasa nyaman di posisi ini,” ujar Gustavo Franca.
Menurutnya, fleksibilitas posisi justru menjadi nilai tambah bagi dirinya dan tim. Ia menekankan bahwa karakter permainannya berbeda dengan Gabriel Silva alias Gabi, sehingga perannya di lapangan pun memiliki fungsi tersendiri. “Saya selalu tekankan bahwa karakteristik saya berbeda dengan Gabi. Tapi pelatih tahu, dia tahu saya bisa menghasilkan,” tegasnya.
Bagi eks Persija tersebut, posisi bermain bukanlah persoalan utama. Yang terpenting adalah kontribusi nyata untuk kemenangan Arema FC, baik saat bermain di tengah maupun melebar ke sisi lapangan. “Yang paling penting adalah kemenangan Arema. Saya bisa bermain di tengah, bermain di sayap, itu yang utama. Pelatih senang dengan itu, dan saya juga senang berada di sini,” katanya.
Ia juga menyebutkan, suasana tim yang semakin solid serta kedatangan beberapa pemain baru membuat komunikasi di dalam skuad berjalan positif. “Komunikasi dengan pelatih sangat baik, begitu juga dengan para pemain yang datang. Itu membuat saya semakin percaya diri,” pungkasnya. (ley/udi/Mtc)