Malangtrend.com – Warga Kota Malang kembali digegerkan atas penemuan janin bayi manusia dalam septic tank sebuah apartemen ternama di Jalan Raya Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Jumat (6/2) sore. Ironisnya, tak hanya satu, tetapi ada dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin ditemukan mengambang di dalam bak penampungan limbah atau septic tank apartemen tersebut.
Kasihumas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin menjelaskan, peristiwa tersebut kali pertama diketahui saat petugas kebersihan apartemen melakukan pengurasan septic tank di area lantai paling bawah gedung. Proses pengurasan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB, dengan menggunakan truk tangki penyedot limbah.
“Pada awalnya, tiga orang saksi sedang melakukan pembersihan dan dilanjutkan dengan menguras bak penampungan limbah menggunakan truk tangki,” jelas Ipda Lukman saat dikonfirmasi awak media.
Setelah truk tangki pertama penuh, proses penyedotan dilanjutkan menggunakan truk kedua. Namun, saat proses berlangsung, para saksi mendengar suara benda jatuh cukup kencang, dari saluran pipa kloset menuju bak penampungan limbah.
“Saat dicek oleh saksi, ternyata benda yang jatuh tersebut adalah dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin. Selanjutnya, kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.
Tak lama kemudian, petugas Polsek Lowokwaru, Unit INAFIS Polresta Malang Kota, serta relawan tim medis tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan, diketahui kedua janin tersebut berjenis kelamin laki-laki, dengan ari-ari atau tali pusar masih menempel, dan diperkirakan berusia sekitar enam bulan dalam kandungan.
“Para saksi tidak mengetahui dari kamar mana jenazah bayi tersebut berasal. Namun dipastikan pipa kloset tersebut merupakan saluran pembuangan dari kamar-kamar yang ada di apartemen itu,” terang Lukman.
Selanjutnya, kedua jenazah janin dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap asal-usul dan pelaku yang diduga membuang janin tersebut.
“Saat ini Unit Reskrim Polsek Lowokwaru masih melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan kami akan berkoordinasi dengan pengelola apartemen untuk menelusuri lebih lanjut keberadaan pelaku,” pungkasnya. (rex/nug/mtc)