Skip to main content

Malang Trend

Hengki Herwanto, Pendiri Museum Musik Indonesia Tutup Usia

Malangtrend.com – Kabar duka menyelimuti kalangan musisi dan budayawan di Indonesia, khususnya di Malang Raya. Pendiri Museum Musik Indonesia Hengki Herwanto meninggal dunia, Selasa (3/3) pagi.

Ia menghembuskan nafas terakhirnya di RS. Mayapada Surabaya pada 07.15 pagi dan tiba di kediamannya di Jalan Citarum Kota Malang siang harinya. Setelah itu, Hengki langsung dikebumikan di TPU Samaan. Hengki meninggal dunia di usia 69 tahun karena sakit.

“Beberapa hari ini harus dirawat dan masuk ke rumah sakit Mayapada. Beliau meninggal dunia tadi pagi karena sakit kanker hati,” ungkap Ari Yusuf, putra kedua Hengki Herwanto.

Penyakit yang diderita pria kelahiran 26 Februari 1957 itu tidak banyak diketahui keluarga. Pasalnya Hengki yang dikenal sangat bersahabat dan murah senyum itu sangat aktif dalam berbagai kegiatan. Bahkan selalu terlihat enerjik dan bersemangat.  Namun, beberapa hari terakhir, diakui kondisi kesehatan Hengki memang kian menurun.

“Dirawat di rumah sakit ini sudah 18 hari. Jadi ketahuan sakitnya belum lama, tapi dugaannya beliau sudah sakit sekitar empat bulan lalu,” cerita Ari.

Kepergian Hengki meninggalkan duka yang cukup besar, terutama di Museum Musik Indonesia. Hengki sudah menorehkan banyak capaian dan prestasi untuk Museun Musik Indonesia. Meski sudah tidak didapuk sebagai Ketua, ia selalu membantu berjalannya museum yang diresmikan oleh Badan Ekonomi Kreatif pada 19 November 2016 lalu tersebut. 

“Kebetulan saya beberapa hari lalu memang masih di Jakarta. Tapi saya tahu beliau sebelum sakit ini masih aktif ikut macam macam kegiatan, baik di museum atau kegiatan budaya,” pungkasnya. (ian/aim)