Malangtrend.id – Singo Edan siap tampil di kompetisi pramusim Piala Piala Presiden 2026 dengan kekuatan terbaiknya, alias full team. Dijadwalkan siang ini, Tim Arema FC berkekuatan 27 pemain ladub alias berangkat ke Bandung untuk melakoni tiga pertandingan babak penyisihan grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Arema tergabung di grup A bersama tuan rumah Persib Bandung, Tampines Rovers (Singapura) dan DPMM FC (Brunei Darussalam). Pertandingan pertama Arema dijamu Persib, sekaligus sebagai laga pembuka Piala Presiden 2026, Sabtu (25/7), kick off 19.30 WIB.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, bahwa jumlah 27 pemain yang diboyong ke Bandung menyesuaikan dengan regulasi kompetisi. Sehingga tidak semua pemain bisa terdaftar di skuad Singo Edan, untuk kompetisi Piala Presiden 2026.
“Kalau untuk pemain yang dibawa, kami menyiapkan sekitar 27 pemain. Selain itu, ada ofisial, manajer dan perangkat tim, dengan total keseluruhan bersama pemain, ada sekitar 45 oramg dalam rombongan ke Bandung,” terangnya.
Jumlah pemain Singo Edan saat ini mencapai lebih dari 30 orang, sehingga bisa menjadi kesempatan tim pelatih untuk mencoba strategi. Rotasi para pemain dan bongkar pasang dalam skuad, menjadi poin penting klub untuk menemukan racikan terbaik dalam menjalani liga.
Persiapan Arema semakin optimal dengan seluruh pemain asing telah bergabung. Kondisi full team dengan telah memenuhi kuota maksimal 11 pemain asing untuk menghadapi Piala Presiden 2026 ini membuat Arema bisa lebih maksimal di Piala Presiden 2026.
Rekrutan terbaru Arema adalah Gustavo Henrique asal Brasil yang melengkapi komposisi pemain asing. Sebelumnya, Singo Edan telah memperkenalkan Marcos Vinicius, Careca, dan Diego Landis sebagai wajah baru. Sementara Wallison Maia, Matheus Blade, Julian Guevara, Gabriel Silva, Joel Vinicius, Gustavo Franca, dan Betinho dipertahankan setelah menjadi bagian skuad musim lalu.
Dengan komposisi tim yang telah lengkap serta waktu persiapan yang lebih panjang, Arema FC berharap bisa tampil lebih kompetitif di Piala Presiden 2026
“Sebelumnya Arema sempat tidak masuk daftar undangan peserta Piala Presiden, tahun ini. Namun, kami tidak berhenti, dan sudah menyiapkan berbagai skema. Mulai dari friendly match dengan klub luar negeri secara home-away, hingga trofeo,” lanjut Yusrinal.
Mendapat kesempatan bermain di Piala Presiden bersama dan satu grup bersama Juara Liga Indonesia 2026/2027, serta dua tim undangan dari luar negeri, dikatakannya juga sebagai keuntungan tim. Menurutnya, pengalaman bermain menghadapi skuad klub profesional dari negara lain, bisa nemperkaya referensi permainan bagi para punggawa Singo Edan.
Dirinya juga menyebut, bahwa kompetisi ini sebagai momen untuk memanaskan mesin jelang kompetisi resmi. Ia menyebut, bahwa juara atau titel yang bisa didapatkan anak asuh Marcos Santos, adalah hadiah lebih.
“Bagi kami itu adalah bonus, meskipun banyak pesan yang masuk baik secara pribadi maupun ke tim, bahwa Arema harus membawa pulang trofi Piala Presiden (kelima) itu, saya sampaikan bahwa ini kompetisi pramusim, dan juara itu bonus setelah tim menemukan pola permainan terbaik,” tandasnya.
Sementara itu, Pelatih Arema FC, Marcos Santos menyebut persiapan tim menghadapi Piala Presiden sudah cukup sempurna. Memulai kompetisi pramusim dengan persiapan latihan sejak awal Juli lalu, tentunya bisa lebih baik daripada keikutsertaan di tahun sebelumnya.
“Para pemain sudah siap, kompetisi ini bagus untuk tim dan permainan. Kami berangkat Kamis (hari ini, red) dengan kondisi para pemain bagus,” ujarnya.
Meskipun tak menargetkan juara, Marcos Santos juga tidak menyepelekan setiap pertandingan di kompetisi ini. Menurutnya, Piala Presiden juga bisa menjadi wadah para pemain membuktikan diri saat mendapat kesempatan bermain.
“Bagi kami dan tim, hal yang paling penting adalah kami akan memberikan yang terbaik, baik dari pelatih, staf, sama pemain. Kami akan memberikan yang terbaik untuk Aremania,” pungkasnya. (rex/bua)