Skip to main content

Malang Trend

Arema FC Krisis Gelandang Bertahan, Marcos Santos Ungkap Penyebab Singo Edan Gagal Menang

Arema FC Krisis Gelandang Bertahan, Marcos Santos Ungkap Penyebab Singo Edan Gagal Menang

MALANGTREND.ID – Hasil imbang 2-2 yang diraih Arema FC saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC ternyata tak lepas dari krisis pemain di sektor gelandang bertahan. Pelatih kepala Marcos Santos mengungkapkan, absennya dua pemain andalan membuat Singo Edan harus mengubah strategi sejak awal laga.

Menurut Marcos, Alfeandra Dewangga dan Betinho tidak bisa dimainkan karena masih dibekap cedera. Kondisi tersebut membuat Arema kehilangan gelandang bertahan murni saat menghadapi The Guardians.

“Jadi Dewangga dan Betinho saat ini sedang cedera. Sehingga kami harus mengambil keputusan dan menerapkan strategi lain di lini tengah,” jelas Marcos.

Absennya dua pemain tersebut sempat menjadi tanda tanya bagi Aremania karena nama keduanya tidak masuk dalam daftar susunan pemain.

Marcos pun memastikan keputusan itu murni karena kondisi fisik pemain yang belum memungkinkan tampil.

“Mereka memang tidak masuk dalam daftar pemain. Kondisi ini membuat kami tidak memiliki opsi gelandang bertahan murni yang spesifik pada pertandingan tersebut,” ungkap pelatih asal Brasil itu.

Untuk mengatasi situasi tersebut, Marcos melakukan eksperimen dengan menggeser Hansamu Yama Pranata dari posisi bek tengah menjadi gelandang bertahan pada babak pertama.

Namun, strategi itu kemudian diubah saat turun minum. Arkhan Fikri masuk menggantikan Hansamu demi menambah energi sekaligus kreativitas permainan Arema FC.

Menurut Marcos, perubahan tersebut bukan keputusan mendadak karena sudah beberapa kali dicoba saat sesi latihan.

“Kami memilih memasukkan Hansamu Yama di babak pertama karena skema itu sudah kami latih sebelumnya. Kemudian di babak kedua, kami memasukkan Arkhan Fikri untuk menyegarkan stamina karena para pemain lini tengah kami terlihat sudah sangat kelelahan,” jelasnya.

Pergantian itu terbukti membawa dampak positif. Arema FC tampil lebih agresif di babak kedua dan sukses bangkit setelah sempat tertinggal dua gol. Singo Edan akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Marcos Vinicius dan Samuel Otusanya.

Saat ini, tim medis Arema FC terus memantau perkembangan cedera Dewangga dan Betinho. Keduanya diharapkan bisa segera pulih agar kembali memperkuat Singo Edan saat menjalani dua laga tandang beruntun pada pekan berikutnya.(rex/bua)