MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Arema FC mencatat kemenangan telak di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/2/26) . Semen Padang digasak 3-0 pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Hasil tersebut menjadi kemenangan ketiga beruntun Singo Edan sekaligus memastikan tiga laga kandang terakhir berujung poin penuh bagi Alfarizi dkk.
Sebelum menumbangkan Kabau Sirah, tim asuhan Marcos Santos menang 2-0 saat bertandang ke Persija. Di kandang, Arema juga mengamankan kemenangan atas Persijap (1-0) dan Persik Kediri (2-1).
Tren positif di putaran kedua ini membawa Arema naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan koleksi 30 poin. Singo Edan terus menjaga momentum untuk memperbaiki posisi di papan atas, setelah terseok-seok di putaran pertama.
Sementara dalam laga kemarin, dua gol Joel Vinicius dan satu gol Gustavo Franca memastikan kemenangan meyakinkan di hadapan Aremania. Padahal, meski bermain di kandang, Arema FC sempat mendapat tekanan di awal laga.
Semen Padang tampil agresif pada lima menit pertama dan mencoba membongkar lini pertahanan tuan rumah. Bahkan, hingga 25 menit, mereka lebih dominan meskipun berstatus away.
Setelah ditariknya Betinho dan digantikan Valdeci, perlahan, Arema menemukan ritme. Gol pembuka lahir pada menit ke-29 melalui Joel Vinicius yang memaksimalkan umpan Gustavo Franca. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Singo Edan tampil lebih efektif. Gustavo Franca menggandakan keunggulan sebelum Joel kembali mencetak gol pada menit ke-59 untuk memastikan kemenangan 3-0.
Marcos Santos menilai laga berjalan tidak mudah sejak awal. “Kami mulai pertandingan agak sulit karena Semen Padang tim kuat. Mereka datang ke sini pasti mencari poin,” kata dia.
Namun, eks pelatih Timnas U-17 Brasil ini senang pemainnya melakukan apa yang sudah disiapkan sebagai bagian taktikal.
“Pemain melakukan apa yang saya mau dan menjalankan di lapangan. Pemain mulai mengerti apa yang saya suka,” ujarnya.
Perpaduan pemain lama dan pemain yang direkrut di putaran kedua mulai solid. Gustavo Franca, Gabriel Silva, Joel Vinicius, hingga Hansamu Yama dan Walisson Maia, benar-benar cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
“Mereka cepat mengerti apa yang saya inginkan. Tim ini sudah bekerja keras,” tegas dia.
Alhasil, dia juga meminta Aremania kembali memenuhi stadion sebagai tambahan motivasi bagi tim. “Tolong Aremania mulai datang lagi. Tim ini sudah kerja keras. Kompak jadi lebih kuat Arema FC,” tegasnya.
Dia menyebutkan, kunci dibalik kemenangan merupakan hasil dari latihan yang konsisten. Dia juga mengapresiasi seluruh pemain, termasuk yang tidak tampil.
“Taktik dari latihan dilakukan di laga dan pemain mengerti. Saya senang dengan para pemain. Bahkan, mereka yang tidak turun pun, tadi setelah main ada yang tetap latihan, karena itu persiapan laga berikutnya,” pungkasnya. (ley/jon/mtc)