Malangtrend.com – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tak ingin putus asa meski bek andalannya, Walisson Maia, dipastikan mengalami cedera patah tulang fibula dan diprediksi absen hingga akhir musim. Tim Singo Edan masih berharap sang pemain bisa pulih lebih cepat dan tampil dalam beberapa laga terakhir musim ini.
“Sayang memang Walisson mengalami patah tulang fibula. Tapi kami punya dokter dan tim medis yang sangat bagus, kami berharap dia bisa pulih dan masih bisa bermain musim ini,” ujar Marcos Santos.
Sang pelatih berharap kerja keras tim medis bisa menghadirkan keajaiban bagi pemain asal Brasil tersebut. Pasalnya, dengan vonis harus menepi sekitar tiga bulan, Maia diperkirakan baru bisa kembali pada akhir Mei. Sementara itu, kompetisi musim ini berdasarkan jadwal yang dirilis i.League akan berakhir pada 23 Mei.
Meski waktunya sangat mepet, Marcos tetap menyimpan optimisme. Dia berharap proses pemulihan sang pemain bisa berjalan lebih cepat dari perkiraan. “Semoga tim dokter bisa membantu dia pulih lebih cepat,” tambahnya.
Tim medis Arema FC sejatinya belum menyerah. Dokter tim belum menyatakan musim Walisson Maia benar-benar berakhir. “Kemungkinan besar sudah selesai,” tutur dokter tim Arema FC dr. Nanang Tri Wahyudi.
Walisson Maia mengalami cedera saat menjalani laga tandang ke markas Borneo FC, pekan lalu. Insiden terjadi ketika ia berusaha mengintersep bola dari pemain lawan, namun salah tumpuan saat mendarat. Maia langsung terlihat mengerang kesakitan di lapangan, dan tim medis memberi isyarat tangan menyilang yang menandakan ia tidak bisa melanjutkan pertandingan. (ley/jon)





